Innalillah, Maestro Seni Tradisional Bone Tutup Usia

Kabar duka meninggalnya pelatih tari Sere Bissu Bone tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bone, Barham.

Innalillah, Maestro Seni Tradisional Bone Tutup Usia
justang/tribunbone.com
Abd Muin Pabentengi dikenal juga Mami Fitri Pabentengi telah berpulang ke rahmatullah, Kamis (21/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunBone.com Justang Muh

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Setelah berjuang melawan penyakit dideritanya uang cukup lama serta sempat menjalani perawatan, maestro seni tari tradisional Bone, Abd Muin Pabentengi dikenal juga Mami Fitri Pabentengi telah berpulang ke rahmatullah, Kamis (21/6/2018).

Informasi yang dihimpun, Ketua Umum Sanggar Seni Arung Palakka ini, menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Tenriawaru Bone.

Kabar duka meninggalnya pelatih tari Sere Bissu Bone tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bone, Barham.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah berpulang ke rahmatullah " Abd Muin Pabentengi, Ketua Komite Tari Dewan Kesenian Bone/Staf Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone, pada hari Kamis 21 Juni 2018. Semoga almarhum mendapat balasan terbaik dari Allah SWT atas penghambaan dan pengabdian keduniaannya. Aamiin," kata Barham yang juga pegawai Dinas Kebudayaan Bone dalam salah satu grup WhatsApp Jurnalis Bone.

Atas meninggalnya Abd. Muin, sejumlah pecinta seni tari tradisional merasa kehilangan sosok seniman yang keras dan konsisten dalam berkarya dan mengembangkan kesenian tari di kabupaten Bone hingga akhir hayatnya.

"Kami sangat merasakan kehilangan seorang tokoh seni dan sosok guru yang jadi panutan. Almarhum tidak hanya melatih murid-muridnya dengan ilmu tari, tapi juga ilmu diri untuk bekal hidup, yaitu rasa percaya diri dan keyakinan untuk tetap konsisten pada kebenaran," kata salah satu anggota Sanggar Seni Arung Palakka Adhy Ibrahim kepada tribunbone.com.

Hal senada dikatakan, seniman musik tradisional Bone, Andry Rahandi. Di matanya sosok mami fitri selama hidupnya ia mengenalnya sebagai maestro tari bakatnya sudah terlihat sedari muda, prestasinya dalam bidang tari pun dikenal hingga mancanegara.

"Mami Fitri dikenal sebagai guru tari banyak seniman muda yang berguru kepadanya, mengajar tari sudah dianggapnya sebagai bagian yadnya dan dharma Bakti. Selain itu baliau juga adalah salah satu bissu Bone dan telah banyak berjasa dalam menggali dan mengembangkan tari tradisi Bone, kami sangat berduka atas kepergian beliau."tuturnya.

Almarhum disemayamkan di kediaman orang tuanya di Desa Manurungnge, Kecamatan Ulaweng, Bone dan dikebumikan di Tempat Pemakaman Tacipi.

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved