Kapal Sinar Bangun Tenggelam di Sumatera, Pelayaran di Pelabuhan Parepare Tak Diperketat

Pantauan Tribun Parepare.com, di Pelabuhan Nusantara tetap berjalan normal meski lonjakan penumpang sudah terjadi.

Kapal Sinar Bangun Tenggelam di Sumatera, Pelayaran di Pelabuhan Parepare Tak Diperketat
mulyadi/tribun-timur.com
Memasuki H+5 Idulfitri 1439 Hijriah, Pelabuhan Nusantara mulai disesaki penumpang, Rabu (20/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Kasus tenggelamnya kapal Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara, tak membuat pelayaran di Pelabuhan Nusantara Parepare diperketat.

Kepala Kesyanbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dahlan Museng Gappa yang dikonfirmasi, Rabu (20/6/2018) belum memberikan pernyataan mengenai apakah ada peningkatan pemeriksaan dalam pengangkutan penumpang oleh kapal atau tidak.

Pantauan Tribun Parepare.com, di Pelabuhan Nusantara tetap berjalan normal meski lonjakan penumpang sudah terjadi.

Sejumlah kapal pun tetap menerapkan sistem dispensasi penumpang untuk penumpang yang diangkutnya.

Salah satunya KM Prince Soya.

Kepala Operasional PT Bunga Teratai (KM Prince Soya), Irsyam Santoso menjelaskan, dispensasi untuk kapalnya sendiri hingga 1.700 penumpang.

Penulis: Mulyadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved