HET Beras Bakal Diturunkan, Ini Kata Ketua KPPU KPD Makassar

HET beras medium yang tadinya Rp 9.450 per kilogram (kg) akan diturunkan menjadi Rp 8.950 per kg.

HET Beras Bakal Diturunkan, Ini Kata Ketua KPPU KPD Makassar
Shutterstock
Ilustrasi beras 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di sejumlah wilayah di Indonesia Barat.

HET beras medium yang tadinya Rp 9.450 per kilogram (kg) akan diturunkan menjadi Rp 8.950 per kg.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita dilansir Kompas.com menuturkan, keputusan mengoreksi HET beras tersebut sesuai dengan hasil rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dan hal tersebut merupakan arahan Presiden Joko Widodo untuk terus menekan harga pangan pokok.

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Makassar, Aru Armando yang dihubungi, Rabu (30/5/2018) menuturkan, menaikturunkan HET harus disertai data yang benar-benar valid.

"Karena jika tidak, akan merugikan banyak pihak. Baik dari petani maupun dari pedagang," katanya.

Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No.57/2017 tentang Penetapan HET Beras, harga beras kualitas medium di wilayah Jawa, Sumatra Selatan, Bengkulu, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi sebelumnya dibanderol senilai Rp 9.450 per kg.

Kenyataannya, berdasarkan data Pusat Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga beras medium rata-rata berada di atas Rp 11.850 per kg per 25 Mei.

Sementara itu, di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), rerata harga beras varietas IR64 II adalah Rp 9.675 per kg. "Pemerintah harus pikirkan matang-matang," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved