Camat Mappaksunggu Takalar Larang Kadesnya Penuhi Panggilan 'KPK'

Menurut penelusuran TribunTakalar.com, surat tertanggal 24 Mei 2018 itu berisi undangan kepada para kades untuk segera datang ke kantor KPK

Camat Mappaksunggu Takalar Larang Kadesnya Penuhi Panggilan 'KPK'
ihsan/tribuntakalar.com
Surat panggilan Koran KPK untuk kades di Pulau Tanakeke 

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, Muhammad Ihsan Harahap

TRIBUNTAKALAR.com, PATTALLASSANG - Sebuah surat yang mengatasnamakan Koran Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menjadi perbincangan.

Pasalnya surat yang ramai beredar di tengah masyarakat Takalar tersebut meminta kepada kepala desa (kades) yang ada di Kepulauan Tanakeke, Kecamatan Mappakasunggu, Takalar, untuk menghadap ke kantor media tersebut.

Menurut penelusuran TribunTakalar.com, surat tertanggal 24 Mei 2018 itu berisi undangan kepada para kades untuk segera datang ke kantor KPK sebelum awak media tersebut "datang mengontrol hasil kerja yang ada di wilayah kerja para Kades".

Kepala Kecamatan Mappakasunggu, Makkusila, yang dikonfirmasi TribunTakalar.com (25/5/2018) melalui sambungan telepon mengaku bahwa ia belum menerima secara fisik surat tersebut.

"Belum pernah lihat tapi saya sudah menginstruksikan kepada semua Kades yang ada di Kepulauan Tanakeke untuk menghiraukan surat undangan dari koran KPK tersebut," kata Makkusila.

Menurut Makkusila, ajakan tersebut tidak berdasar dan oleh karenanya tidak ada kewajiban bagi para Kades untuk memenuhi undangan tersebut.

"Ada indikasi mereka mau mengancam atau mungkin juga pemerasan. Bapak bisa lihat sendiri surat yang beredar itu juga penuh kejanggalan. Cara menulis suratnya juga kacau, tidak memenuhi kaidah yang benar," tutup Makkusila.

Penulis: Muhammad Ihsan Harahap
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved