Mengenal drg Lilies, Dosen FKG UMI Penerima Beasiswa LPDP yang Paparkan Hasil Riset di Seoul

Materi yang dibawakan oleh drg Lilies adalah salah satu dari beberapa penelitian yang telah dilakukannya.

HANDOVER
Dosen FKG UMI, drg Lilies Anggarwati 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Nama drg Lilies Anggarwati mungkin belum Anda kenal. Tapi melalui berita ini, tribuntimur.com akan mengenalkannya kepada Anda sebagai sosok yang bisa menjadi dosen muda teladan.

Drg Lilies tercatat sebagai dosen tetap di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Saat ini menjadi salah satu dosen penerima Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) dalam Negeri Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Saat ini, drg Lilies sedang berada Seoul Korea menjadi satu dari 32 pemateri pada ajang unjuk pengetahuan penelitian yang digelar selama dua hari di hotel Crown Park Myeongdong Seoul Korea Selatan.

"Saya sedang di Seoul Korea jadi presenter International Conference on Interdisplinary in Business, Economy, Management and Social Studies,"kata drg Lilies via Whattsapp, Kamis (24/5/2018).

drg Lilies lolos ke Seoul setelah mengikuti rangkaian seleksi makalah yang akan dipresentasikan didepan beberapa pemateri negara lain dari berbagai disiplin ilmu diantaranya Seoul sendiri sebagai tuan rumah, Thailand, Hongkong dan Pakistan.

Materi yang dibawakan oleh drg Lilies adalah salah satu dari beberapa penelitian yang telah dilakukannya. Mengangkat masalah kondisi sosial ekonomi orangtua yang dihubungkan dengan prevalensi dental caries (kerusakan gigi) pada anak SDIT Ar-Rahmah Tamalanrea Makassar.

Seminar internasional kali ini adalah kali kedua yang diikuti oleh drg Lilies di Seoul, Korsel, awal Maret 2018 lalu. Sebelumnya dosen tetap FKG Universitas Muslim Indonesia Makassar ini juga mengikuti seminar Internasional 2nd Korea International Conference on Humanities, Social, Science and Business Studies.

"Saya merasa bangga dapat menginjakkan kaki untuk kedua kalinya di negeri Ginseng ini sebagai salah satu perwakilan dari Indonesia khususnya Makassar,"tambah drg Lilies.

drg Lilies mengaku banyak memperoleh pengetahuan baru serta ide-ide baru tentang penelitian yang dapat dilakukan di masa mendatang.

"Saya akan lebih semangat untuk meningkatkan kemampuan penelitian dan akan mengembangkan penelitian-penelitian klinis yang dapat diaplikasikan ke masyarakat kedepannya. Terlebih lagi perkembangan ilmu pengetahuan kedokteran gigi di Seoul, Korsel sangat maju dan saya optimis Indonesia pun dapat setara jika didukung oleh SDM yang mumpuni dan sarana teknologi yang canggih,"kata dosen FKG UMI yang berparas cantik ini.

Selain itu, Kandidat Doktor termuda Ilmu Kedokteran FK Unhas tersebut, juga mengaku kagum terhadap pesatnya perkembangan riset dental material dan teknologi stem cell serta ilmu dental implant.

drg Lilies yang Maret 2018 lalu genap berumur 28 tahun ini mengatakan, keikutsertaannya pada seminar internasional tersebut tidak terlepas dari peran Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Dalam Negeri (BUDI-DN) yang menaunginya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Ristekdikti dan LPDP sebagai sponsorship seminar internasional yang telah saya laksanakan dua kali di Seoul,"tambah Lilies
Attachments area

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved