Pilgub Sulsel 2018

Buhari Qahhar Mudzakkar: KKLR Tak Boleh Berpolitik Praktis

Ketua Umum Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR), Buhari Qahhar Mudzakkar, menegaskan organisasi paguyubannya tak masuk dalam politik praktis.

Buhari Qahhar Mudzakkar: KKLR Tak Boleh Berpolitik Praktis
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Umum Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR), Buhari Qahhar Mudzakkar, menegaskan organisasi paguyubannya tak masuk dalam politik praktis.

Hal ini disampaikannya di sela-sela Buka Puasa KKLR di Hotel Mercy, Jl Boulevard, Makassar, Sulsel, Rabu (23/5/2018).

Buhari mengatakan, setiap anggota KKLR punya hak politik masing-masing.

"Dalam organisasi ini ada banyak pilihan politik, mereka ada di Paslon 1,2,3 dan 4. Sehingga, kami tak bisa memberikan komentar dukungan," kata mantan anggota DPRD Sulsel itu.

Terkait datangnya Kandidat Wakil Gubernur Sulsel Aziz Qahhar Mudzakkar, Buhari menilainya sebagai penceramah bukan kandidat.

Baca: Hadiri Buka Puasa Kerukunan Keluarga Luwu Raya, Ini Pesan Ustadz Aziz

"Pak Aziz datang sebagai penceramah yah, mungkin itu kelebihannya Pak Aziz karena bisa ceramah," katanya.

Dari Wija to Luwu, kandidat yang maju yakni Andi Mudzakkar dan Aziz Qahhar Mudzakkar.

Andi Mudzakkar menjadi wakil dari Ichsan YL.

Sedangkan, Aziz menjadi wakil dari Nurdin Abdullah.

Sementara itu, Aziz mengatakan kedatangannya ini sebagai bentuk menghargai undangan dari KKLR.

"Menjaga silaturahmi itu adalah wajib, sehingga tak masalah kita beda pandangan tapi tetap sama-sama jaga persaudaraan," katanya.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved