Tiga Kades di Anggeraja Ditetapkan Tersangka, Plt Bupati Enrekang: Bisa Dipecat

HM Amiruddin mengaku prihatin dengan sikap tiga kades tersebut yang turut dalam berpolitik praktis.

Tiga Kades di Anggeraja Ditetapkan Tersangka, Plt Bupati Enrekang: Bisa Dipecat
m azis albar/tribunenrekang.com
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Enrekang, HM Amiruddin 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Tiga kepala desa (kades) di Kecamatan Anggeraja, Desa Siambo, Desa Singki, dan Desa Tindalun telah ditetapkan tersangka lantaran terlibat dalam kampanye Pasangan calon (Paslon) dalam Pilkada 2018.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Enrekang, HM Amiruddin mengaku prihatin dengan sikap tiga kades tersebut yang turut dalam berpolitik praktis.

Padahal, sesuai aturan seharusnya seluruh jajaran pemerintahan tidak dibolehkan turut aktif dalam politik praktis apalagi di moment Pilkada.

"Tentu ini sebuah preseden buruk bagi mereka, seharusnya sebagai bagian dari pemerintahan mereka harus netral, tak boleh memihak atau bahkan memfasilitasi kampanye Paslon," kata HM Amiruddin kepada TribunEnrekang.com, Selasa (22/5/2018).

Baca: Sudah Divonis 2,6 Tahun karena Korupsi, Kini Kades Taraweang Pangkep Tersangka Lagi Kasus Ini

Baca: Ditetapkan Tersangka, Berkas Tiga Kades di Kecamatan Anggeraja Dilimpahkan ke Kejari Enrekang

Terkait sanksi apa yang dapat diberikan kepada tiga kades tersebut, ia menegaskan sanksi administratifnya bisa sampai pada pemecatan.

"Kalau sanksinya untuk pelanggaran itu tentu bisa pidana, tapi khusus sanksi administrasinya kita bisa lakukan pemecatan," ujarnya.

Hanya saja pihaknya masih menunggu informasi dan laporan resmi dari jajarannya terkait kelakuan tiga kades tersebut.

Jika memang ada laporan resmi yang ia telah terima, pihaknya bakal memberikan teguran khusus kepada mereka.

Ia pun berharap, apa yang menimpa tiga kades tersebut dapat menjadi bisa menjadi pembelajaran bagi para kades lainnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved