Ini Pengalaman Wakil Bupati Soppeng Saat Reformasi 1998

Kala itu, menjabat sebagai ketua senat Mahasiswa Hukum UMI dan sekaligus Presidium Ikatan Senat Mahasiswa Hukum se-Indonesia.

Ini Pengalaman Wakil Bupati Soppeng Saat Reformasi 1998
HANDOVER
Wakil Bupati Soppeng, Supriansa 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Wakil Bupati Soppeng Supriansa, adalah salah satu saksi peristiwa reformasi yang menumbangjan resim Orde Baru (Baru) Soeharto.

Saat gerakan reformasi 21 Mei 1998, Supriansa menjabat sebagai ketua senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan sekaligus menjadi Presidium Ikatan Senat Mahasiswa Hukum se Indonesia.

Gerakan reformasi dimulai saat terpilihnya kembali Soeharto ke 7.

"Tidak lama kemudian, kami mahasiswa se Indonesia melakukan konsolidasi, untuk melakukan perlawanan kepada resim orde baru," ujar Supriansa.

Pada tanggal 18 mei gedung DPR RI di duduki oleh mahasiswa hingga ke atap gedung parlemen, sebagai bentuk protes atas tertembaknya empat mahasiswa trisakti.

Gerakan reformasi meluas keseluruh Indonesia.

Saat itu, Supriansa ikut memimpin gerakan reformasi oleh fakultas hukum UMI Makassar, untuk melakukan aksi unjuk rasa di jalan raya.

"Hikmahnya adalah, menjadi pemimpin harus berdaulat dari rakyat, artinya kekuasaan diambil dari rakyat dan kebijakan mestinya tidak merugikan rakyat," tambah Supriansa.

Gerakan reformasi, merupakan gerakan mahasiswa sangat besar, karena mendapat dukungan dari masyarakat luas.

Halaman
12
Penulis: Sudirman
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved