Ramadan 1439 H
Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam Melonjak di Maros
Untuk sementara, daging ayam yang mencapai Rp 60 per ekornya merupakan harga tertinggi dibanding Ramadan tahun lalu.
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Jelang Ramadan 1439 Hijriah, harga daging ayam potong di pasar Tramo Butta Salewangang Maros, melonjak hingga Rp 10 ribu per ekor dibanding sepekan lalu, Selasa (15/5/2018).
Seorang pedagang, Iksan mengatakan, lonjakan harga daging ayam yang bervariasi, disebabkan tingginya permintaan masyarakat jelang Ramadan.
"Daging ayam dijual denga harga bervariasi. Tergantung ukuran ayam tersebut. Untuk ayam berukuran sedang, dijual dengan harga mulai Rp 40 ribu hingga Rp 50 per ekor," kata Iksan.
Untuk ayam berukuran jumbo, dibanderol dengan harga Rp 55 ribu hingga Rp 60 per ekor. Pedagang juga terpaksa menaikkan harga, lantaran distributor yang mengecer mahal.
Untuk sementara, daging ayam yang mencapai Rp 60 per ekornya merupakan harga tertinggi dibanding Ramadan tahun lalu. Ramadan lalu, harga ayam paling tinggi hanya Rp 55 ribu per ekor.
"Kalau dibanding tahun lalu, terjadi kenaikan harga ayam mencapai Rp 5 ribu. Ini tahun, paling mahal harga ayam. Banyak sekali permintaan warga," katanya.
Iksan tidak bisa memastikan, apakah nantinya harga ayam potong kembali normal atau terus melonjak selama Ramadan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pasar-tramo_20180515_165023.jpg)