Mahasiswa Unismuh Juara Nasional LKTIN Pupuk Berbahan Batang Pisang dan Daun Pepaya

Pupuk tersebut tercipta sebagai bentuk kontribusi untuk pemanfatan limbah nabati.

Mahasiswa Unismuh Juara Nasional LKTIN Pupuk Berbahan Batang Pisang dan Daun Pepaya
HANDOVER
Muh David (Teknologi Penddikan) dan Maryam (Agribisnis berhasil meraih gelar juara 2 lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional (LKTN) di Universitas Bangka Belitung. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dua mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Ialah Muh David (Teknologi Penddikan) dan Maryam (Agribisnis).

Keduanya berhasil meraih gelar juara 2 lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional (LKTN) di Universitas Bangka Belitung.

Bukan hanya membawa nama Universitas, juga mewakili selawesi dalam lomba LKTIN AGROFEST, Rabu (9/5/18).

Mengangkat judul “Pupuk munacarica solusi meminimalisir penggunaan agrokimia pada petani sayur untuk mewujudkan Indonesia food savereingnty” membuktikan mereka mampu bersaing dengan mahasiswa lainnya.

Pupuk tersebut tercipta sebagai bentuk kontribusi untuk pemanfatan limbah nabati.

Baca: Dekan FKIP Unismuh Bicara Integrasi Kurikulum di Kongres Prodi Bahasa Inggris

Pupuk tersebut berbahan baku batang pisang dan daun pepaya yang berfungsi memberantas hama tanaman.

Sebelum mengikutsertakan pada lomba, terlebih dahulu David dan Maryam menguji coba produk selama kurang lebih satu bulan terhadap tanaman cabe, dan hasilnya terbukti memberantas hingga hingga membawa keduanya meraih runner up.

Dosen pembimbing Andi Adam menganggap petualangan mahasiswa dalam mengupgrade diri melalui lomba-lomba sangat menunjang reakreditasi untuk Prodi dan eksistensi diri.

Baca: 156 Mahasiswa Fisipol Unismuh Visitasi di Pemkab Bantaeng

Secara terpisah, Dekan FKIP Erwin mengaku, mahasiswa FKIP khususnya semakin jeli melihat persaingan menghadapi era revolusi industry 4.0. Tidak heran katanya jika mereka berlomba-lomba membuat sebuah inovasi untuk perkembangan jangka panjang.

“Dukungan dan apresiasi untuk anak-anak kita dalam mengikuti perlombaan harus tetap terkontol dan semakin diperbaiki demi menunjang universitas yang lebih maju,"kata Dekan berkacamata tersebut.

Erwin juga berharap prestasi mahasiswa FKIP khususnya terus berlanjut disegala disiplin ilmu.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved