Sanksi Ini Menanti ASN Maros yang Terlambat Berkantor di Bulan Ramadan

Selain mengurangi waktu kerja ASN selama Ramadan, Pemkab juga mengatur kegiatan pegawainya.

dok tribun-Timur
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Sekertaris Daerah (Sekda) Maros Baharuddin berharap, pengurangan waktu kerja selama sejam saat Ramadan dimanfaatkan dengan baik oleh ASN.

ASN diperintahkan supaya tidak boleh terlambat masuk kantor lagi seperti biasanya.

Jika ada yang kedapatan, maka akan dievaluasi.

Selain mengurangi waktu kerja ASN selama Ramadan, Pemkab juga mengatur kegiatan pegawainya.

Baca: Jam Kerja ASN Maros Berkurang Sejam Selama Ramadan

Yakni safari dan kultum secara bergantian di waktu Salat Duhur di Musala kantor Bupati.

Safari Ramadan akan dilakukan dengan keliling 14 Kecamatan.

Rombongan akan dibagi menjadi dua. Bupati Maros Hatta Rahman dan Wakil Bupati, Harmil Mattotorang akan bersafari di Kecamatan berbeda.

Baca: Pantau Harga Sembako di Maros, Soni Sumarsono Temukan Pedagang Nekat Lakukan Ini

"Safari Ramadan, kita lakukan seperti tahun lalu. Dilakukan disetiap Kecamatan. Rombongan akan dibagi dua, yakni Bupati Maros dan Wakil Bupati," kata Baharuddin, Selasa (8/5/2018).

Awal Ramadan diperkirakan jatuh pada tanggal 17 Mei.

Jika tidak ada perubahan, maka umat Muslim akan mulai berpuasa dan tarawih di waktu tersebut.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved