Kepala Madrasah Ibtidaiyah As'adiyah 3 Sengkang Sebut Ujian Pakai Smartphone Lebih Efisien

Menurutnya, meski masih tingkat dasar, siswanya tidak sulit beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Penulis: St Hamdana Rahman | Editor: Mahyuddin
st hamdana/tribunwajo.com
Suasana Ujian Akhir Madrasah Berbasis Android di Madrasah Ibtidaiyah 3 Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) 3 Sengkang, Kabupaten Wajo, Mahria, menyebut Ujian Akhir Madrasah Berbasis Android (UAM-BA) lebih efisien dibanding menggunakan kertas dan pensil.

Mahria mengatakan, guru tak perlu lagi berlama-lama memeriksa lembar jawaban siswa untuk memberi nilai.

"Karena nilainya otomatis terinput ke server. Selain itu hemat kertas dan tidak rawan kebocoran soal," jelas Mahria, Sabtu (5/5/2018).

Menurutnya, meski masih tingkat dasar, siswanya tidak sulit beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Awalnya saya pikir akan sulit menerapkan sistem ujian berbasis android, ternyata hanya dua kali simulasi, sudah faham semua dan rata-rata nilainya memenuhi standar," paparnya.

Baca: Peraih Nilai UNBK Tertinggi di SMAN 7 Wajo Ini Lolos di Kampus Bertaraf Internasional

Sebanyak 28 dari 38 Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau Sekolah Dasar Islam di Kabupaten Wajo menerapkan Ujian Akhir Madrasah Berbasis Android (UAS-BA).

Ada lima mata pelajaran yang di ujiankan yaitu quran hadits, fiqhi, sejarah kebudayaan Islam, akidah akhlaq, dan Bahasa arab.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved