Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tak Ada Siswanya Raih Nilai UN Tinggi, Ini Penjelasan Kepala SMAN 1 Pangkep

Selain itu, menurutnya penyebabnya adalah ketidaksinkronan kurikulum 2013 yang dipakai di SMA 1 Pangkajene dengan kurikulum

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
MUNJI
Ratusan pelajar SMA 1 Pangkep yang telah lulus Ujian Nasional 2018 mengurus Surat Keterangan Lulus (SKL) di Ruang Tata Usaha, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Jumat (4/5/2018). 

Tidak Ada Satupun Sekolah SMA/SMK di Pangkep Peraih UN Tertinggi, Termasuk SMA 1 Pangkajene

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE- Di Kabupaten Pangkep tidak ada satupun sekolah SMA/SMK yang siswanya meraih nilai tinggi pada Ujian Nasional (UN) tahun ini.

Salah satunya sekolah yang berada di kota Pangkajene, SMA 1 Pangkajene termasuk sekolah yang terpental dari daftar 3 besar peraih UN tertinggi tahun ini.

Kepala Sekolah SMA 1 Pangkajene, Abdurrasyid sedang tidak berada di ruangannya ketika TribunPangkep.com berkunjung, Jumat (4/5/2018).

Diapun membeberkan penyebab sekolahnya seperti itu melalui telepon selularnya.

"Salah satu faktornya, regulasi yang mensyaratkan panpel penerimaan siswa baru wajib menerima siswa baru dengan prioritas domisili terdekat dari sekolah," kata Rasyid.

Selain itu, menurutnya penyebabnya adalah ketidaksinkronan kurikulum 2013 yang dipakai di SMA 1 Pangkajene dengan kurikulum yang dipakai di Ujian Nasional.

"Itu dilihat juga dari model kurikulumnya, SMA 1 Pangkajene memakai kurikulum 2013 sedangkan soal ujian nasional mengarah kedua kurikulum 2006 dan kurikulum 2013 sehingga kami kesulitan," ujarnya.

Pihaknya berjanji akan intens melakukan pembimbingan kepada para pelajar SMA 1 Pangkajene.

"Kita sudah ada pengalamankan tahun ini kalau soal-soal yang dihadapi seperti itu ternyata, jadi  perbanyak bimbel di sekolah," jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved