Rawan Kecelakaan, Polres Maros Pasang Police Line di Tikungan Tajam Camba
Selain police line di daerah rawan kecelakaan dan berjurang, polisi juga memasang spanduk 'hati-hati' di Kelurahan Mario Pulana Camba.
Penulis: Ansar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Unit Laka Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Maros memasang garis polisi di setiap tikungan tajam poros Camba-Bone, Minggu (29/4/2018).
Kanit Laka Polres Maros Ipda Muh Arsyad mengatakan, selain police line di daerah rawan kecelakaan dan berjurang, polisi juga memasang spanduk 'hati-hati' di Kelurahan Mario Pulana Camba.
"Di sepanjang poros Camba, daerah paling sering terjadi kecelakaan, di Mario Pulana. Kecelakaan terakhir, melibatkan tim sukses pasangan Calon Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah," katanya.
Saat itu korban mengendarai mobil Daihatsu Xenia DD 1573 YH berkecepatan tinggi saat berada di lokasi kejadian.
Korban buru-buru ingin menghadiri kegiatan kampanye di Bone.
Baca: Antisipasi Penimbunan Sembako Jelang Ramadan, DPRD Maros Bakal Rutin Lakukan Ini
Kecelakaan maut tersebut, berawal saat mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan oleh Muh Rizal (42) melaju dari arah Maros menuju Bone.
Saat tiba di tempat kejadian, sopir mengalami lepas kendali.
Saat itu kendaraan berada di penurunan dan tikungan tajam ke kanan.
Baca: Korban Kecelakaan di Camba Bertambah, Tim Prof Andalan Berduka
Hal tersebut membuat mobil terjatuh dan terbalik ke dalam jurang yang berada di sebelah kiri jalan, dari arah Maros.
Akibat dari kejadian, dua orang penumpang meninggal di tempat yakni H Idris Dg Tayang (51) dan Safaruddin Dg. Jarung (53).
Sementara lima penumpang lainnya dilarikan ke Puskesmas.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tikungan-camba_20180429_183455.jpg)