Pedagang Pasar Sentral Ogah Pindah ke Tramo, Begini Solusi Kopumdag Maros

pedangang memiliki banyak alasan, sehingga belum mau mengisi tempatnya di Tramo.

Pedagang Pasar Sentral Ogah Pindah ke Tramo, Begini Solusi Kopumdag Maros
Ansar/tribunmaros.com
Kopumdag Maros menyegel kios pasar Tramo yang belum ditempati berjualan. Kios tersebut akan dilot ulang untuk diberikan kepada pedagang lain. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Sejumlah pedagang tidak mau mengisi kiosnya di Tramo lantaran masih memilih di pasar sentral. Padahal, pasar sentral akan dibongkar

Kadis Kopumdag Maros, Frans Johan mengatakan, Kamis (26/4/2018) pedangang memiliki banyak alasan, sehingga belum mau mengisi tempatnya di Tramo.

"Ada mengaku sementara umrah dan pengurusan administrasi. Pedagang yang umrah dan mengurus administrasi, masih bisa ditolerir. Tapi yang tidak mau pindah, pasti tempatnya kami ambil alih," kata Frans.

Meski sejumlah pedagang masih nekat berjualan di pasar Sentral, namun Kopumdag juga tidak mau mengambil tindakan tegas berupa penggusuran.

Baca: Pasar Tramo Maros Difungsikan, Petepete Dilarang Parkir di Sini

Kopumdag memberikan dua pilihan ke pedagang, yakni, tetap berjualan di pasar sentral atau pindah ke Tramo.

Hanya saja pedagang dibatasi untuk berjulan di Tramo dan pasar sentral.

Pedagang harus memilih, Tramo atau Sentral.

"Kami sudah beri batas waktu hingga Senin lalu, untuk mengisi tempatnya di Tramo. Tapi masih banyak yang belum pindah. Jadi kami menganggap, pedagang tidak mau berjualan di Pasar BSM,” ujarnya.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved