Innalillahi, Adik Kandung Tanribali Lamo Meninggal di Surabaya
Kabar duka ini disampaikan Koordinator Tim Relawan Agus-TBL di ibukota, Jaringan Jakarta Sulsel (JJS) M Husni Thamrin Barubu, kepada Tribun,
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Thamzil Thahir
MAKASSAR, TRIBUN – Innalillahi wa inna ilahi rajiun.
Calon Wakil Gubernur Sulsel Mayjen TNI (purn) Ahmad Tanribali Lamo (64 tahun), berduka.
Adik kandungnya, Ahmad Natsir Lamo (58 tahun), meninggal dunia di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/4/2018) siang ini.
Kabar duka ini disampaikan Koordinator Tim Relawan Agus-TBL di ibukota, Jaringan Jakarta Sulsel (JJS) M Husni Thamrin Barubu, kepada Tribun, siang tadi.
“Semoga Allah menerima amal ibadah beliau, mengampuni kesalahan dan kekeliruan serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Allahummagh firlahu warhaamhu wa afihi wa'fuanhu.,” tulis Thamrin, yang juga pendiri LSM Bendera, Jakarta ini.
Ahmad Natsir Lamo, adalah putra gubernur ke-3 Sulsel (1966-1978), Let. Kol. Inf. H. Achmad Lamo (1921-1992).
Ahmad Lamo juga pernah menjabat Wakil Ketua MPR-RI (1977-1982), di masa Adam Malik menjadi Ketua MPR-RI.
Syamsul Bahri Arief Sirajuddin (60), teman sebaya Ahmad Natsir Lamo di Makassar era 1970 hingga 1980-an, menyebutkan, dia mendapat kabar sahabatnya meninggal, sebelum lohor.
"Kabar yang saya terima, almarhum akan dimakamkan di Surabaya, kediamanya 20 tahun terakhir," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/agus-tanribali_20180408_214707.jpg)