Kuasa Hukum Bos Abu Tours: Izin Dicabut, Abu Hamzah Ditahan, Apa yang Bisa Diperbuat?

Dengan adanya forum ini, kata Eri, mudah-mudahan bisa terbantu mencarikan jalan keluar untuk memberangkatkan para jamaah.

Kuasa Hukum Bos Abu Tours: Izin Dicabut, Abu Hamzah Ditahan, Apa yang Bisa Diperbuat?
sanovra/tribuntimur.com
Sejumlah korban yang mengajukan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) menyaksikan persidangan yang diajukan agen PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel) di Pengadilan Negeri, Jl Kartini, Makassar. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengurus sidang permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) meminta kepada kuasa termohon debitur PT Abu Tours dan Muhammad Hamzah Mamba Hamzah serta isterinya membuat konsep proposal perdamaian.

Hal itu disampaikan pengurus PKPU Tasman Gulton kepada wartawan usai menggelar sidang rapat kreditur yang digelar di Pengadilan Niaga Makassar, Kamis (19/04/2018) siang.

Menanggapi permintaan itu, Kuasa Hukum termohon, Eri Edi Satrio, berharap dengan forum sidang ini bisa mendapatkan solusi untuk para kreditur khususnya para jamaah yang belum diberangkatkan.

"Intinya adalah ini forum yang bagus. Tidak ada PKPU pun, sejak semula Pak Hamzah sudah berniat untuk menyelesaikan masalah ini untuk memberangkatkan. Kan sudah terlihat walaupun terseok-seok dia masih bisa berusaha memberangkatkan. Itu niat baiknya," sebutnya.

Baca: Jamaah Abu Tours Terbelah Soal PKPU, 363 Agen Tak Setuju

Dengan adanya forum ini, kata Eri, mudah-mudahan bisa terbantu mencarikan jalan keluar untuk memberangkatkan para jamaah.

Sebab biro perjalanan haji dan umrah sudah tidak memiliki apa apa.

Apalagi pemilik biro perjalanan haji dan umrah, Muhammad Hamzah Mamba alias Abu Hamzah (35) sendiri telah ditahan di Markas Kepolisian Daerah Sulsel.

"Tapi sekarang dengan dia ditahan dan ijinnya dicabut apa yang dia bisa perbuat, makanya kita harus berfikir bersama-sama dengan pengurus, hakim pengawas dan kita semua sekarang dalam satu tim untuk mencari solusi terbaik," tuturnya.(San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved