Pilkada Enrekang

Ini Harapan Eks Sekjen HPMM Enrekang untuk MB-Asman

Pasangan bupati petahana dan Ketua NasDem Enrekang itu mengumpulkan dukungan 29 kursi dari 30 kursi

Ini Harapan Eks Sekjen HPMM Enrekang untuk MB-Asman
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Mantan Sekretaris jendral HPMM Enrekang, Suherdi El Jalan 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Gelaran Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Enrekang 2018 hanya diikuti satu pasangan calon (Paslon) saja, yakni Muslimin Bando (MB)-Asman.

Pasangan bupati petahana dan Ketua NasDem Enrekang itu total mengumpulkan dukungan 29 kursi dari 30 kursi yang ada di parlemen.

Hal itu membuat pasangan MB-Asman memiliki kans yang cukup besar untuk memenangkan Pilkada 2018.

Sejumlah warga pun punya harapan kepada pasangan MB-Asman jika seandainya terpilih pada Pilkada 2018.

Salah satunya, mantan Sekretaris jendral HPMM Enrekang, Suherdi El Jalani. Ia berharap agar pasangan MB-Asman bisa meningkatkan pembangunan di Enrekang.

Menurutnya, ada dua hal yang harus diperhatikan oleh MB-Asman agar dapat meningkatkan kualitas kinerja dan pembangunan di daerah.

Dua hal yang dimaksud adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga fokus pada kesejahteraan petani.

"Jadi harapan kita kalau MB-Asman terpilih yang harus fokus pada peningkatan SDM dan perhatikan kesejahteraan petani," kata Suherdi kepada TribunEnrekang.com, Selasa (17/4/2018).

Ia menjelaskan, dalam membangun suatu daerah harus diperlukan kualitas SDM yang memadai.

Itu lantaran, program kerja suatu pemimpin hanya bisa terlaksana jika diberengi dan disokong oleh SDM yang terlatih dan berakhlak.

Selain itu, lanjut Suherdi, sektor pertanian harus menjadi titik sentral dalam pembangunan di Enrekang.

Itu dikarenakan mayoritas masyarakat di Bumi Massenrempulu hidup dan bergantung pada bidang pertanian.

Olehnya itu, untuk dapat menunjang kemajuan dan peningkatan ekonomi, kesejahteraan petani harus diutamakan.

"Jadi agar daerah maju, sejahterahkanlah petaninya karena kita ini adalah anak petani dan bergantung pada pertanian," ujar lelaki yang juga aktivisi sosial ini. (*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved