NH Aziz
Tokoh Luwu Utara Ini Bosan dengan Pemerintahan Dinasti, Ini Alasannya
Mereka memilih tetap bertahan ditengah kegelapan malam sebab pemadaman listrik.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan masyarakat antusias mengikuti kampanye calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid di Desa Cempaka Putih, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara, Jumat (13/4/2018) malam.
Mereka memilih tetap bertahan ditengah kegelapan malam sebab pemadaman listrik. Antusiasme masyarakat kali ini kembali menegaskan totalitas dukungan Luwu Raya kepada pasangan nasionalis-religius ini.
Hal tersebut, di antaranya diakui oleh salah satu warga Mappedeceng, Raohardi. Ia menaruh harapan besar kepada pasangan NH-Aziz untuk memberi perubahan lebih baik di Sulsel ke depannya. Bukan saatnya, kata dia, dinasti politik karena tidak ada kemajuan yang begitu signifikan hingga saat ini.
"Harus ada perubahan kepemimpinan ke depannya di Sulsel. Bosan kalau yang memimpin itu-itu aja. Semoga harapan baru ini ke depan, apagi programnya NH-Aziz memang untuk kepentingan rakyat," jelasnya, via rilis, Sabtu (14/4/2018).
Lebih lanjut, ia berpesan kepada NH agar fokus pada pengembangan pendidikan di daerah Luwu. Selama ini, kata dia, daerah ini seolah tak diberi perhatian oleh pemerintah.
"Kampus di sini, seperti Universitas Andi Djemma di Palopo, seperti antara hidup dan mati. Kinerjanya juga harus ditingkatkan sepeti kampus di Jawa," pesannya.
NH menjelaskan, dirinya berkomitmen untuk menghadirkan sejumlah pusat pendidikan di Sulsel. Selain di Makassar, pusat pendidikan di Sulsel akan dihadirkan pula di Palopo, Parepare, Bulukumba, dan Bone.
"Pusat pendidikan ini supaya terjadi pemerataan, sehingga tidak hanya berfokus di Makassar. Untuk Universitas Andi Djemma akan dipaketkan dengan pemekaran Luwu Raya supaya sinkron untuk pembangunan daerah ini lebih baik ke depannya," tegasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nurdin-halid-di-desa-cempaka_20180414_175658.jpg)