Klaim Meninggal Dunia Naik 86,93% di Jasa Raharja
Humas Jasa Raharja Cabang Sulsel, Muhammad Sabir menuturkan, triwulan pertama klaim meninggal dunia pada 2017 Rp 7,97 miliar.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
handover
Komunitas sepeda Jasa Raharja yang dipimpin langsung Kepala Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan (Sulsel), Jahja Joel Lami melakukan kegiatan Bakti Sosial dalam bentuk berbagi bantuan sembako di dua Panti Asuhan yakni Panti Asuhan Fahmi yang bertempat di Jl Dg Tata dan Panti Asuhan Arafah di Jalan Serigala Makassar, Sabtu (6/1/2018).
Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rekap pembayaran santunan Jasa Raharja di Sulawesi Selatan (Sulsel) menurut aktivitasnya menempatkan klaim meninggal dunia teratas dengan pertumbuhan 86,93% dibandingkan tahun lalu.
Humas Jasa Raharja Cabang Sulsel, Muhammad Sabir yang dihubungi Rabu (11/4/2018) menuturkan, triwulan pertama, klaim meninggal dunia pada 2017 di angka Rp 7,97 miliar.
Naik 86,93% atau Rp 6,93 miliar menjadi Rp 14,90 miliar pada 2018 diperiode yang sama. Sedangkan untuk luka-luka naik Rp 1,62 miliar.
Klaim cacat tetap turun Rp 178,34 juta dan penguburan naik Rp 6 juta. "Ada dua biaya tambahan yakni Ambulans Rp 36,89 juta dan P3K Rp 372,32 juta," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/btas_20180106_101150.jpg)