Dirut RSUD Pangkep Tanggapi Isu Kecurangan Pengangkatan THL

Pengangkatan THL disesuaikan dengan kemampuan rumah sakit yang secara otomatis akan berpengaruh pada jumlah orang dan besaran gajinya.

Dirut RSUD Pangkep Tanggapi Isu Kecurangan Pengangkatan THL
munjiyah/tribunpangkep.com
Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep, dr Annas Ahmad 

TRIBUNPANGKEP. COM, PANGKAJENE - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep, dr Annas Ahmad menanggapi isu adanya kecurangan pengangkatan Tenaga Harian Lepas (THL) di RSUD Pangkep.

"Saat ini kita telah menggodok dan mengakomodir seluruh THL hingga tahun pengangkatan 2012," kata Annas, Kamis (5/4/2018).

Dia menyebut, ada penambahan sekitar 200 orang yang sebelumnya hanya bisa mengakomodir 223 orang pada tahun 2017 dan rata-rata tahun pengangkatannya 2010 ke bawah.

"Perlu diketahui saat ini gaji THL RSUD Pangkep dibebankan pada anggaran BLUD yang dulunya bersumber dari pemerintah daerah," ungkapnya.

Pengangkatan THL disesuaikan dengan kemampuan rumah sakit yang secara otomatis akan berpengaruh pada jumlah  orang dan besaran gajinya.

Annas juga menampik rumor penerimaan karena efek pengaruh tim sukses di pilkada lalu.

"Saya dengan tegas mengatakan bahwa itu tidak benar karena proses penetapannya melalui beberapa tahapan diantaranya melakukan evaluasi THL tahun lalu terkait kinerja dan kehadiran, begitupun usulan dari masing-masing kepala ruangan dan instalasi yang terlibat secara langsung menilai karyawan di unit masing-masing," tegas Annas.

Annas menambahkan,  jika tahun lalu hanya bisa mengakomodir hingga pengangkatan 2010 maka tahun ini terakomodir hingga pengangkatan tahun 2012.

"Kalaupun ada beberapa di atas tahun 2012 maka itu adalah tenaga teknis yang sangat dibutuhkan khususnya pada unit tertentu berdasarkan pada usulan kepala ruangan," jelasnya.

Kedepannya RSUD Pangkep berencana untuk melakukan seleksi melalui ujian kompetensi secara internal baik ujian tertulis maupun wawancara.

"Itu agar mendapatkan tenaga THL yang berkualitas dan profesional tanpa harus memandang tahun masuknya," ujar Annas.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved