80 Persen Angkutan Umum di Enrekang Pakai Pelat Hitam, Ini Alasannya

Kabid Angkutan dan keselamatan Trasnportasi Dishub Enrekang, Rasyid Rachkanta, mengakui hal tersebut.

80 Persen Angkutan Umum di Enrekang Pakai Pelat Hitam, Ini Alasannya
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Kabid Angkutan dan Keselamatan Trasnportasi Dishub Enrekang, Rasyid Rachkanta 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Mobil angkutan umum di Kabupaten Enrekang, tak lagi ditandai dengan pelat yang digunakan.

Pasalnya, jika biasanya mobil angkutan umum ditandai dengan pelat berwarna kuning, di Kabupaten Enrekang justru sebaliknya.

Hampir seluruh mobil angkutan umum justru berpelat hitam.

Kabid Angkutan dan keselamatan Trasnportasi Dishub Enrekang, Rasyid Rachkanta, mengakui hal tersebut.

Menurutnya, hampir 80 persen mobil angkutan di Kabupaten Enrekang justru menggunakan pelat hitam yang seharusnya diperuntukkan untuk mobil pribadi.

"Iya memang hampir 80 persen mobil angkutan justru menggunakan pelat hitam, padahal harusnya pelat hitam tak boleh digunakan untuk angkutan umum;" kata Rasyid kepada TribunEnrekang.com, Rabu (4/4/2018).

Ia menjelaskan, ada beberapa faktor maraknya mobil dengan pelat hitam yang digunakan untuk angkutan penumpang.

Diantaranya, para supir enggan untuk masuk ke terminal bayar retribusi dan juga faktor style atau gengsi menggunakan pelat berawana kuning.

Selain itu, para penumpang juga banyak yang lebih memilih menggunakan jasa mobil berpelat hitam dibandingkan dengan pelat kuning.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved