Layanan Cuci Darah Segera Hadir di RS Wisata UIT, Ini Buktinya
Sebagai bentuk keseriusan manajemen RS ini, empat mesin Hemodialisa sudah terpasang di lantai dua RS ini.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Mansur AM
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dalam waktu tidak lama lagi, Rumah Sakit Umum Wisata UIT akan melayani pasien yang Ingin cuci darah.
Sebagai bentuk keseriusan manajemen RS ini, empat mesin Hemodialisa sudah terpasang di lantai dua RS ini.
Baca: Profil Sukmawati Soekarnoputri, Mulai Partai Politik Hingga Kontroversi Puisi
Baca: INNALILLAH, Mertua Gibran Rakabuming, Besan Presiden Joko Widodo Meninggal Dunia
Baca: 4 Foto Cantiknya Nanda Fatma Istri Kepala Desa Pak Keuchik, Lihat Senyum Manisnya
Untuk kesiapan layanan pasien cuci darah, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Sulsel Prof DR dr Syakib Bakri Sp.PD K-GH didampingi Sekretaris Pernefri Sulsel Prof Dr dr Haerani Rasyid Sp.PD , K-GH dan DR dr Hasyim Kasim Sp.PD melakukan visitasi ke RSU Wisata UIT.
Kunjungan tiga pengurus Pernefri ini didampingi Direktur Umum RS UIT Wisata dr Marhaen Hardjo dan Marcom RS Wisata UIT, dr Wachyudi Muchsin, SH.
Menurut dr Marhaen penderita Ginjal di indonesia mencapai 20 Juta yang sangat tergantung dengan Hemodialisa.
"Rumah Sakit Wisata UIT memulai dengan empat mesin nanti selanjutnya akan di tambah bisa sampai 10 mesin hemodialisa semua pasien hemodialisa akan ditanggung BPJS untuk Rawat nginap dan Rawat Jalan di rumah sakit umum wisata UIT," kata dr Marhaen. Rencananya layanan cuci daerah ini sudah beroperasi paling telat Mei 2018 ini.
"Saat ini rumah sakit umum wisata UIT terus melakukan pembenahan fasilitas untuk menunjang diagnosa dari dokter sehingga dapat melayani pasien," tambah Marcom RS Wisata UIT, dr Wachyudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-perhimpunan-nefrologi-indonesia-pernefri-sulsel_20180403_141447.jpg)