Kepala BPJS Sinjai: 59.500 Warga Belum Terbaca di Sistem

Mulai 1 April Pemkab Sinjai mulai menggratiskan warganya untuk iuran kesehatan.

Kepala BPJS Sinjai: 59.500 Warga Belum Terbaca di Sistem
TRIBUN TIMUR/SYAMSUL BAHRI
Petugas BPJS Sinjai sedang melayani warga 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNSINJAI.COM-, SINJAI UTARA - Data warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan belum terbaca pada sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan saat ini.

Kepala BPJS Sinjai Abd Jabbar menyampaikan bahwa saat ini ada 59.500 orang warga Sinjai yang baru dilaporkan oleh Pemkab Sinjai ke BPJS belum terbaca datanya pada sistem BPJS Sinjai di pusat.

Jumlah tersebut merupakan data baru yang diusul Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk ditanggung iurannya setiap bulannya oleh pemerintah daerah.

"Ada 59.500 orang warga Sinjai yang diusul Pemkab untuk ditanggung iuran kesehatannya ke BPJS belum terbaca datanya oleh sistem kami di BPJS pusat," kata Abd Jabbar, Senin (2/4/2018).

Mulai 1 April Pemkab Sinjai mulai menggratiskan warganya untuk iuran kesehatan. Kebijakan Pemkab Sinjai ini khusus berlaku untuk warga Sinjai yang mau mendapatkan fasilitas kelas III.

Sedang untuk fasilitas kelas II dan I tidak ditanggung iurannya, tetapi harus menggunakan pembayaran mandiri. Pagi hingga siang tadi Pelaksana Bupati Sinjai A Fajar Yanwar bersama Kabag Humas Pemkab Sinjai Muh Sabir Syur turun mensosialisasikan dan memantau pelaksanaan layanan kesehatan di enam Puskesmas di Sinjai. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved