352 Jamaah Abu Tour Terbang ke Jeddah, Polda Sulsel: Kasus Tetap Jalan

Jamaah Abu Tours terbang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Mandai, Kabupaten Maros, sekitar pukul 13.40 Wita, siang.

352 Jamaah Abu Tour Terbang ke Jeddah, Polda Sulsel: Kasus Tetap Jalan
HANDOVER
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pesawat Saudi Arabia nomor SV 2061 UPG - Jeddah, telah membawa 352 jamaah Abu Tours, Sabtu (31/3/2018).

Jamaah Abu Tours terbang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Mandai, Kabupaten Maros, sekitar pukul 13.40 Wita, siang.

"Total keseluruhan jamaah sebenarnya ada 436, itu dari tiga travel berbeda," kata Humas Angkasa Pura 1 Bandara Sultan Hasanuddin Turah Aji dalam rilisnya.

Disebutkan, tiga travel tersebut adalah Travel Nur Khazanah sebanyak 34 orang, Travel Patria Wisata sebanyak 50 orang, dan Travel Abu tour ebanyak 352 orang.

Baca: Hidup Bergelimang Harta dan Tipu Jamaah Umrah, Inilah 10 Pabrik Uang Abu Hamzah Bos Abu Tours

"Sebenarnya ada dua jamaah abu tour yang tadinya batal berangkat karena itu paspornya, tapi karena sudah fix paspor makanya bisa berangkat," lanjut Turah.

Diketahui, dalam sari bulan terakhir ini travel Abu Tour dilaporkan bermasalah dan saat ini kasusnya sudah ditangan penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Bahkan, pemilik atau bos besar dari PT. Abu Tours, Muh. Hamzah Mamba alias Abu Hamzah, telah ditetapkan sebagai tersangka pada 26 Maret 2018, lalu.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi terkait keberangkatan 352 jamaah haji Abu Tour, mengaku tidak apa-apa soal hal itu.

"Sebenarnya tidak apa-apa walau ijinnya juga sudah dicabut, bahkan itu bagus untuk jamaah. Tapi kasusnya ini masih terus kami tangani," ungkap Dicky.

Baca: Cari Aset Bos Abu Tour di Luar Negeri, Polda Sulsel Bakal Surati Interpol

Kasus PT Abu Tour, perkembangannya sejauh ini Polda Sulsel telah menyita 34 aset miliknya. Baik tidak bergerak seperti kantor dan bergerak, seperti kendaraan.

Untuk itu, Dicky menegaskan jika pihak Abu Tour terus memberangkatkan para jamaahnya yang berjumlah 86 ribu lebih itu, tidak akan menutup kasus tersebut.

"Kasusnya terus berjalan, dan sekarang ini kami memburu beberapa aser lain seperti mobil, rumah, motor dan lainnya, kasusnya tetap jalan," jelas Dicky. (dal)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved