PT IKI Dukung Kapal Berlayar Wajib Tersertifikasi

Saat dihubungi, Kamis (29/3/2018) Edy sapaa Edy Widarto menilai aturan ini penting agar semua lebih terjamin keamanamnya.

PT IKI Dukung Kapal Berlayar Wajib Tersertifikasi
tribun timur
Dirut PT IKI Edy Widarto saat mendampingi Bupati Lutim Thoriq Husler ketika berkunjung ke galangan PT IKI, Makassar, Jumat (25/8/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur Utama Dirut PT Industri Kapal Indonesia (IKI), Edy Widarto menyambut baik aturan yang dilayangkan PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) yang mewajibkan seluruh kapal yang berlayar di perairan Indonesia tersertifikasi.

Saat dihubungi, Kamis (29/3/2018) Edy sapaa Edy Widarto menilai aturan ini penting agar semua lebih terjamin keamanamnya.

"Hanya saja BKI juga harus siap dan mempersiapkan diri, karena akan ada banyak tambahan pekerjaan yang harus dilakukan BKI," katanya.

Ia berharap jangan sampai, aturan tersebut menghambat pekerjaan di galangan.

Sebelumnya, Direktur Utama PT BKI Rudianto dalam rilisnya mengatakan, BKI telah ditunjuk Kementerian Perhubungan sebagai pelaksana survei dan sertifikasi kapal.

Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 249 Tahun 2018.

"Survei dan sertifikasi statutoria pada kapal berbendera Indonesia bertujuan untuk menertibkan dan memudahkan melakukan pemantauan yang dilakukan pemerintah," kata Rudianto.

Selain itu, sertifikasi tersebut juga bertujuan agar kapal Indonesia baik yang berlayar di dalam negeri maupun luar negeri memenuhi ketentuan konvensi International Maritime Organization (IMO).

Pada dasarnya, survei dan sertifikasi sudah lama dilakukakan di Indonesia, hanya saja saat itu dilakukan oleh pemerintah memalui Perhubungan Laut. Dan saat ini baru diserahkan ke BKI.

"Untuk angka pastinya saya tidak ingat, yang jelas kapal yang ada di Indonesia rata-rata sudah banyak yang tersertifikasi, terutama kapal yang berlayar Internasional," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved