Anggaran Perbaikan Jembatan Ambruk di Tomoni Belum Jelas

Plt Dinas Pekerjaan Umum (PU) Luwu Timur, Dohri As'ari mengatakan pembangunan jembatan tersebut akan dianggarkan.

ivan ismar/tribunlutim.com
Jembatan penghubung Desa Rante Mario dan Ujung Baru di Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) ambruk, Minggu (25/3/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, TOMONI - Jembatan penghubung Desa Rante Mario dan Ujung Baru di Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) ambruk, Minggu (25/3/2018) malam.

Ambruknya jembatan akibat dihantam derasnya aliran sungai saat hujan deras. Akibatnya, warga kedua desa yang mau masuk dan keluar desa terpaksa memutar sekitar 500 meter melewati kebun sawit.

Plt Dinas Pekerjaan Umum (PU) Luwu Timur, Dohri As'ari mengatakan pembangunan jembatan tersebut akan dianggarkan.

Baca: Jembatan Penghubung Dua Desa di Tomoni Luwu Timur Ambruk, Ini Penyebabnya

Baca: Dua Institusi Ini Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat di Pappalluang Jeneponto

"Nanti kita lihat apakah bisa di anggaran perubahan tahun ini ataukah penganggaran tahun 2019," kata Dohri kepada TribunLutim.com, Selasa (27/3/2018).

Anggota DPRD Luwu Timur, Rully Heryawan mengatakan jembatan memang sudah tua umurnya sekitar 10 tahun. Jembatan tersebut dibangun warga dengan cara swadaya.

Warga, kata Rully, meminta dinas terkait segera bertindak untuk membenahi jembatan yang ambruk. "Semoga dinas terkait segera menindaklanjutinya," ujarnya.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved