Toyota Kolaborasi ESTEC dan TSWIN di Mesin Diesel, Ini Keunggulannya
ESTEC merupakan teknologi terbaru yang diusung Toyota untuk memaksimalkan distribusi bahan bakar serta udara secara optimal.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Toyota Motor Corporation (TMC) bergerak cepat dengan terus mengembangkan mesin diesel dengan memproduksi mesin berkode GD untuk jajaran produk sport utility vehicle (SUV).
Sejak diproduksi pada 2015, mesin GD mengusung teknologi Economy with Superior Thermal Efficient Combustion (ESTEC) serta Thermo Swing Wall Instulation (TSWIN) yang menghasilkan tenaga lebih besar, efisien, dan ramah lingkungan.
Peningkatan kebutuhan kendaraan sport utility vehicle (SUV) kian meningkat, dengan diiringi permintaan mesin diesel berteknologi.
Melihat hal ini, TMC memproduksi mesin diesel berkode GD secara global pada 2015, yang kemudian secara resmi menggantikan mesin diesel Toyota sebelumnya yaitu KD.
"Mesin 1GD-FTV ini digunakan pada jajaran produk Toyota Land Cruiser Prado, dan Hilux. Sedangkan, Mesin 2GD-FTV digunakan pada jajaran produk Toyota All New Fortuner, Hilux, dan Grand Innova," kata Aswan Amiruddin, Marketing Manager Kalla Toyota via rilis, Senin (26/3/2018).
ESTEC merupakan teknologi terbaru yang diusung Toyota untuk memaksimalkan distribusi bahan bakar serta udara secara optimal.
Sehingga mampu menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Sementara, teknologi TSWIN membantu meningkatkan durabilitas serta efisiensi dengan struktur berbahan aluminium anodized berpori dengan ukuran 250 nanometer (nm) pada head piston.
Melalui hal tersebut, lapisan permukaan pada head piston mencegah terjadinya energy terbuang saat pembakaran sehingga mendapatkan pembakaran yang lebih maksimal.
Mesin GD mengusung konfigurasi 4 silinder common-rail dengan 2 pilihan yaitu 1GD-FTV berkapasitas mesin 2,755 cc serta 2GD-FTV memiliki kapasitas 2,393 cc dilengkapi dengan variable nozzle turbocharged.
Melalui kolaborasi kedua teknologi tersebut mesin 1GD-FTV menghasilkan kompresi rasio sebesar 15.6:1 serta menghasilkan tenaga sebesar 177 Pferdestarke (PS) dan torsi maksimal 42,8 kg.
Selanjutnya, pada mesin 2GD-FTV mampu menghasilkan tenaga sebesar 149 PS pada putaran 3.400 revolutions per minute (rpm) dan torsi maksimal 40,8 kgm pada putaran 1.600 rpm. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/all-new-hilux_20180326_175436.jpg)