Pilgub Sulsel

Di Paotere, Nurdin Abdullah Diteriaki Gubernurku

Meyakini Sulsel akan banyak mengalami perubahan dan kemajuan pesat seperti Bantaeng, kalau Prof HM Nurdin Abdullah menjadi Gubernur Sulsel.

Di Paotere, Nurdin Abdullah Diteriaki Gubernurku
handover
Nurdin Abdullah di Pelelangan Ikan Paotere di kecamatan Ujung Tanah, kota Makasssar 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suasana Pelelangan Ikan Paotere di kecamatan Ujung Tanah, kota Makasssar tampak berbeda hari ini.

Para penjual dan pembeli ikan terbesar di Makassar itu mendadak ramai dengan menyorakan Nurdin Abdullah Gubernur ku.

Sabtu (24/6/2018), Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3 Prof HM Nurdin Abdullah, Sabtu 24 Maret 2018 mengejutkan para pembeli dan penjual ikan.

Mereka menawarkan ikan sambil berteriak "Nomor 3. Nomor 3. Prof Andalan Gubernurku."

Prof HM Nurdin Abdullah ke Pelelangan Ikan Paotere pukul 06.30 Wita. Prof HM Nurdin Abdullah membeli banyak ikan di Pelelangan Ikan Paotere.

"Pak Prof calon Gubernur yang perhatikan kami-kami pedagang ikan," kata Dg Kulle, seorang pedagang.

Daeng Kulle dan sejumlah penjual ikan yang lain meyakini bahwa Sulsel akan banyak mengalami perubahan dan kemajuan pesat seperti Bantaeng, kalau Prof HM Nurdin Abdullah menjadi Gubernur Sulsel.

"Luar biasa. Pak Prof (HM Nurdin Abdullah) sangat dikenal dekat dengan rakyat. Beliau merakyat dan bergaul tanpa sekat dengan rakyat," jelas Ahmadi, pengunjung Pelelangan Ikan Paotere.

Penjual Ikan, Dg Kulle, dari Takalar mengatakan, sudah beberapa kali ke Bantaeng dan sudah paham bahwa Prof HM Nurdin Abdullah dekat dan memahami rakyat kecil.

"Saya lihat sendiri di Bantaeng. Ptof dari kantor menggunakan sedan. Beliau singgah beli ikan di penjual ikan di pinggir jalan," jelas Dg Kulle.

Prof HM Nurdin Abdullah beberapa kali membeli ikan yang dijajakan penjual di pinggir jalan dekat jembatan Maricaya Bantaeng, pada sore hari.

Penjual yang biasa menjanjakan ikan pada sore hari di Tangnga-Tangnga juga menjadi langganan Bupati Bantaeng dua periode Prof HM Nurdin Abdullah. (*)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved