Disnakertans Ajak Warga Maros Jadi Pekerja Migran, Berikut Alasannya

Seorang calon PMI, Gita mengaku senang karena telah telah dibekali. Dengan pengetahuannya, maka pekerjaan akan dilakukan dengan baik.

Penulis: Ansar | Editor: Imam Wahyudi
ansar/tribunmaros.com
Disnaketrans Maros bersama Dinas Tenaga Kerja Sulsel melakukan pelatihan dan pembekalan kepada warga yang akan bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di gedung Baruga kantor Bupati Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Maros, Ferdiansyah berharap ada warga yang ingin menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri, Jumat (23/3/2018).

Menurutnya, semakin banyak warga yang memilih bekerja di luar negeri, maka akan berdampak positif bagi penambahan devisa negara.

"Kami akan membekali keterampilan calon PMI. Kami juga berikan pembengkalan terkait negara tujuan, seperti kebudayaan, kebiasaan dan adat istiadat," katanya.

Hal itu dikatakannya saat memberikan pembekalan terhadap 30 warga Maros yang akan keluar negeri, untuk menjadi pekerja di gedung Baruga, kantor Bupati Maros.

Seorang calon PMI, Gita mengaku senang karena telah telah dibekali. Dengan pengetahuannya, maka pekerjaan akan dilakukan dengan baik.

"Pembekalan ini sangat membantu kami untuk mengetahui gambaran pekerjaan yang akan kami lakukan selama di luar negeri," katanya.

Menurutnya, Pemkab Maros menginginkan, tenaga PMI yang dikirim keluar negeri sudah berpengalaman dan terampil.

Sumber: Tribun Timur
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved