Pilgub Sulsel

Ini Persiapan Prof Andalan Jelang Debat Kandidat

Prof Andalan memiliki lima program andalan, program itu dihadirkan setelah dilakukan roadshow di 24 kabupaten-kota di Sulsel.

Ini Persiapan Prof Andalan Jelang Debat Kandidat
TRIBUN TIMUR/SALDY
Ketua Timses Prof Andalan Makassar, Yanuar Fachruddin 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Sukses (Timses) pasangan calon Gubernur Sulsel nomor urut 3, HM Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman telah merampungkan strategi menghadapi pelaksanaan debat kandidat yang bakal di selenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel 28 Maret nanti, di Grand Clarion Hotel Jl AP Pettarani, kota Makassar.

Ketua Timses Prof Andalan Makassar, Yanuar Fachruddin mengatakan sehubungan dengan pelaksanaan debat kandidat di kota Makassar, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah materi - materi yang akan dibawakan oleh para Cagub dan Cawagub.

Menurutnya Nurdin Abdullah dan Sudirman saat ini sudah sangat siap mengikuti debat kandidat tersebut.

"Insya Allah, Prof Andalan sudah sangat siap sekali. Ayo kita nonton bareng misi Prof Andalan yang lebih cerdas dan berkualitas," ujar Yan, Kamis (22/3).

Ia menambahkan Prof Andalan memiliki lima program andalan, program itu dihadirkan setelah dilakukan roadshow di 24 kabupaten-kota di Sulsel.

Olehnya itu, ia mengaku bahwa program-program Prof Andalan bukan asal, tapi realistis dan tepat sasaran.

"Kita mau membangun itu harus tahu kondisi dilapangan, tidak asal promosikan program. Jadi apa yang kami hadirkan ini adalah partisipasi masyarakat," katanya.

Adapun lima program itu diantaranya, 1. Bantuan permodalan, teknologi dan skill untuk mendukung hilirisasi pertanian dan perikanan, 2. Rumah sakit regional di 6 wilayah dan ambulans siaga, 3. Birokrasi anti korupsi dan masyarakat madani, 4. Hadirkan destinasi wisata andalan berkualitas internasional, 5. Pembangunan infrastruktur yang menjangkau masyarakat desa terpencil.

Sebelumnya Nurdin Abdullah mengatakan, bahwa program itu lahir dari hati nurani masyarakat.

Alasan Nurdin menghadirkan program yang didasari aspirasi rakyat itu agar pembangunan bisa tepat sasaran.

"Saya tidak mau ada masyarakat yang masih merasakan Indonesia belum merdeka. Program pemerataan inilah solusinya," ujar Nurdin Abdullah. (*)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved