Pilgub Sulsel 2018
Begini Makna Perayaan Nyepi Bagi Nurdin Abdullah
Dalam kesempatan itu, hadir juga Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Mahyuddin
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Gubernur Sulawesi Selatan Nomor Urut 3, HM Nurdin Abdullah menghadiri acara Simakrama atau Openhouse Perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 2940/2018 Masehi di Vihara VYATA SATHYA KARMA, Kecamatan Tamalanrea, kota Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng dua periode ini menuturkan, perbedaan keyakinan bukan alasan umat beragama bisa terpecah.
Justru kata Nurdin, perbedaan itu membuat warga Sulsel untuk semakin merawat persatuan dan keutuhan bangsa.
"Kita berbeda makanya harus bersatu, masyarakat Sulsel adalah orang yang terlahir untuk saling menghargai keyakinan masing - masing," ungkap Nurdin Andullah, via rilis ke tribun-timur.com, Selasa (20/3).
"Perbedaan itu rahmat, jangan jadikan perbedaan sebagai alasan perpecahan," Nurdin menambahkan.
Dalam kesempatan itu, hadir juga Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti.
Saat itu Agus tak henti hentinya mengajak masyarakat untuk melawan hoax.
"Hoax Harus dilawan, Saya bersama anggota TNI, para tokoh agama dan ummat, tokoh masyarakat bersama warganya," kata Agus.
Menurut tokoh agama Budha, I Made Mardana, perayaan Nyepi tahun ini mengangkat tema, Melalui Catur Brata Penyepian Kita Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Keberagaman Dalam Menjaga Keutuhan NKRI.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nurdin-abdullah_20180320_192745.jpg)