Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilwali Parepare

Asriady Samad Komitmen Bangkitkan Persipare

Asriady menyebutkan, pembinaan sepakbola memang harus menjadi agenda khusus pemerintah

Penulis: Mulyadi | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER
Asriady Samad (kiri) dan Faisal Andi Sapada (kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM,PAREPARE-Klub kebanggaan warga Parepare, Persipare sudah beberapa waktu tidak terdengar kabarnya. Terakhir, Persipare harus absen dan hanya jadi penonton pada perhelatan Liga 3.

Bagaimana rencana Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Parepare Faisal Andi Sapada-Asriady Samad (FAS) untuk membangkitkan kembali The Green Force (julukan Persipare), sekaligus memberdayakan pemain lokal Parepare.

Asriady menyebutkan,  pembinaan sepakbola memang harus menjadi agenda khusus pemerintah, perhatian pada klub bola tidak bisa setengah-setengah, dan tidak bisa serba instan.

"Persipare terakhir menjuarai Habibie Cup, namun peran pemain lokal Parepare tersisihkan dengan pemain luar yang dibayar mahal,"terang Asriady, Minggu (18/3/2018),

Langkah yang akan ditempuh pihaknya, kata Asriady, antara lain harus ada pertandingan kompetitif yang dihelat rutin di Parepare dan jika memungkinkan menggulirkan liga internal asosiasi kota, atau minimal turnamen.

Nantinya, ujar Asriady klub-klub lokal seperti Bimantara, Resing, klub binaan Polres, TNI dan klub kampus-kampus merasakan atmosfer pertandingan secara rutin.

"Dengan begitu, kita punya stok pemain yang kualitasnya terus terasah lewat pertandingan kompetitif. Ini bagus untuk Persipare," urai Asriady.

Stok pemain itu, lanjutnya, kemudian diseleksi untuk mencari skuat terbaik.

Tugas pemerintah selanjutnya, adalah menfasilitasi sponsor untuk Persipare, dan untuk kompetisi yang ingin digulirkan. Relasi luas yang dimiliki Faisal dan Asriady, bisa dimaksimalkan.

"Jika ada pemain berkualitas, ada sponsor untuk operasional tim, ada stadion yang memadai, kami yakin Persipare bisa secara bertahap kembali ke strata kompetisi Indonesia. Paling tidak masuk ke Liga 2 (kasta kedua Liga Indonesia)," jelasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved