Debat Kandidat Pilwali Makassar 2018
Danny Janji Kembangkan Pasar Tradisional, Mini Market Bakal Dilarang Jual Ini
Selain calon, acara debat turut dihadiri puluhan pendukung dan simpatisan masing-masing calon.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Debat terbuka pertama pemilihan wali kota dan wakil wali kota Makassar 2018 berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Grand Clarion Makassar, Jumat (16/3/2018).
Selain calon, acara debat turut dihadiri puluhan pendukung dan simpatisan masing-masing calon.
Pada segmen pertama, Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) mendapat pertanyaan bagaimana memberdayakan pasar tradisional.
Danny diberi wakti 90 detik untuk menjawab pertanyaan, namun hanya memjawab sekitar 50 detik.
Danny mengatakan, untuk mempertahankan eksistensi pasar tradiaional, jika ia terpilih sebagai wali kota, ia bakal menerapkan aturan ketat bagi mini market terkait penjualan.
"Di samping membuat infrastruktut, pasar tradisional yang menjual bahan segar akan terus kami dukung. Mart tidak akan diperkenankan menjual bahan segar itu, sehingga pasar tradisional tetap kuat," kata Danny.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dia3m_20171122_202456.jpg)