Kadin-Perbankan Dorong Enam Industri Unggulan Sulsel

Kadis Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil, menilai Potensi industri di Sulsel sangat besar dengan bahan baku yang tersedia.

Kadin-Perbankan Dorong Enam Industri Unggulan Sulsel
abdiwan/tribuntimur.com
Bank Mandiri bekerja sama dengan Perkumpulan Jurnalis Indonesia (PJI) Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Cafe The Boss Jl Botolempangan Makassar, Makassar, Kamis (15/3/2018) mulai pukul 09.00,-11.30 Wita. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bank Mandiri bekerja sama dengan Perkumpulan Jurnalis Indonesia (PJI) Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Cafe The Boss Jl Botolempangan Makassar, Kamis (15/3/2018).

Hadir perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Bappeda, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel, perbankan pakar atau akademisi, dan awak media.

Kadis Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil, menilai potensi industri di Sulsel sangat besar dengan bahan baku yang tersedia.

Ada enam industri unggulan di Sulsel.

Kopi, pengolahan kakao, pengeloahan rumput laut, pengolahan kain sutera, pengolahan markisa, dan pengolahan hasil hutan.

Baca: Bank Mandiri Gelar FGD, Menggali Potensi Industrial di Sulsel

"Kopi, kakao, rumput laut, dan hasil hutan sangat melimpah. Bahkan, Sulsel dikenal sebagai produsen unggulan komoditas tersebut," ungkapnya.

Sementara, industri sutera dan markisa bahan bakunya sangat kurang di Sulsel, selama ini didatangkan dari luar.

"Tetapi kita sudah memiliki komitmen kuat untuk mengembalikan kejayaan industri sutera, walaupun bahan bakunya tidak ada, tetapi history-nya yang sangat lekat dengan Sulsel," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved