Pilgub Sulsel

Nurdin Abdullah Janji 3 Kabupaten Ini Jadi Kota Baru di Sulsel

Peningkatan taraf hidup masyarakat Sulsel, khususnya dari sektor ekonomi menjadi salah satu poin utama mewujudkan kesejahteraan.

Nurdin Abdullah Janji 3 Kabupaten Ini Jadi Kota Baru di Sulsel
HANDOVER
Calon Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah punya strategi dalam memajukan Provinsi Sulawesi Selatan dari kondisi sekarang.

Menurutnya mudah, dengan strategi menambahkan tiga kota industri di luar dari Kota Makassar, mantan Bupati Bantaeng ini yakin jika Sulawesi Selatan akan jadi provinsi terbaik.

Ia menyebutkan peningkatan taraf hidup masyarakat Sulsel, khususnya dari sektor ekonomi menjadi salah satu poin utama dalam mewujudkan kesejahteraan.

Selama lawatan ke beberapa daerah, Nurdin melihat ada potensi di beberapa kota untuk dijadikan kota industri, diantaranya Luwu Raya, Toraja dan Selayar.

Nurdin Abdullah menjelaskan secara letak geografis, Luwu Raya merupakan daerah dengan jarak terjauh dari Kota Makassar sehingga menjadikannya pusat ibukota yang bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Sebut saja dari sektor kesehatan misalnya, jika ada masyarakat yang sakit masyarakat harus di rujuk ke Makassar dengan alasan minimnya alat kesehatan. Kedepan kita jangan lagi, merujuk masyarakat ke Makassar," kata Nurdin Abdullah, Jumat (9/3/2018).

"Ini kan sangat miris dengan kondisi yang ada sekarang," sambung Nurdin Abdullah.

Selain itu, untuk mendorong percepatan pembangunan Ekonomi di Sulsel dengan metode 3 pusat pemerintahan tersebut, Nurdin Abdullah meyakini, bahwa dirinya akan mampu membangung pusat Industri Baru di daratan Luwu Raya.

"Selama ini semua dipusatkan di kota Makassar, padahal di Luwu Raya telah hadir akses transportasi laut dan udara dengan jangkauan lebih cepat," tambahnya.

Dengan begitu, ini akan menjadi modal kuat untuk membangun pusat industri baru di Sulawesi Selatan. (*)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved