Limbahnya Cemari Lingkungan, Anggota DPRD Luwu Timur Minta Pemkab Audit PTPN XIV Burau

Iwan Usman meminta kepada Pemkab Luwu Timur untuk mengaudit PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV di Desa Lagego

HANDOVER
Anggota DPRD Luwu Timur, Iwan Usman 

Alasannya, PTPN XIV Burau tidak memperhitungkan ekses limpahan air hujan yang seharusnya dihitung secara matematis.

"Kalau hanya akibat hujan dan meluap artinya design tidak memperhitungkan curah hujan, kalau kami mengistilahkan fail design," imbuhnya.

Sebelumnya, limbah PTPN dibuang ke sungai. Akibatnya, sungai di desa yang berbatasan dengan Desa Burau, Burau Pantai dan Lauwo tersebut menjadi tercemar.

Pantauan TribunLutim.com, air sungai di Dusun Lagego 1, Desa Lagego, berwarna hitam pekat seperti kopi.

Aliran sungai tersebut tembus ke laut. Parahnya, sungai yang sudah tercemari limbah itu bersebelahan dengan tambak warga di Desa Burau Pantai dan Lagego.

Limbah juga mengendap di beberapa titik aliran sungai. Saat malam, limbah tersebut mengeluarkan bau yang tak sedap.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved