Limbahnya Cemari Lingkungan, Anggota DPRD Luwu Timur Minta Pemkab Audit PTPN XIV Burau

Iwan Usman meminta kepada Pemkab Luwu Timur untuk mengaudit PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV di Desa Lagego

Limbahnya Cemari Lingkungan, Anggota DPRD Luwu Timur Minta Pemkab Audit PTPN XIV Burau
HANDOVER
Anggota DPRD Luwu Timur, Iwan Usman 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Anggota DPRD Luwu Timur, Iwan Usman meminta kepada Pemkab Luwu Timur untuk mengaudit  PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV di Desa Lagego, Kecamatan Burau, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pasalnya, PTPN XIV diduga tak mampu mengolah limbah hingga mencemari lingkungan. Menurutnya, terbukti sungai tercemari oleh limbah dari PTPN XIV Burau maka perusahaan itu harus diaudit kembali.

"Audit terkait SOP penanganan limbahnya. Jika audit itu mengindikasikan telah terjadi kesalahan yang disengaja maka pemerintah perlu mengevaluasi kehadiran PTPN di Luwu Timur," katanya kepada TribunLutim.com, Selasa (6/3/2018).

Baca: Waduh, PTPN XIV Burau Luwu Timur Buang Limbah ke Sungai, Lihat Kodisi Airnya Kini!

Limbah PTPN XIV Burau melebihi ambang baku mutu. Itu sesuai penyampaian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad kepada TribunLutim.com, Sabtu (3/3/2018).

Baku mutu lingkungan yaitu batas kadar yang diperkenankan bagi zat atau bahan pencemar terdapat di lingkungan dengan tidak menimbulkan gangguan terhadap makhluk hidup, tumbuhan atau benda lainnya.

"Iya sudah ada hasil uji tahun lalu, dan memang parameter lingkungan hasil uji semuanya melebihi ambang baku mutu berdasarkan Pergub nomor 69 tahun 2010," kata Andi Tabacina.

Baca: Limbah PTPN XIV Burau Lewati Ambang Baku Mutu, Begini Kata Kadis DLH Luwu Timur

Dari keterangan itu, kata Iwan, rancangan bangunan kolam limbah PTPN XIV Burau tidak bisa dikatakan layak.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved