Tiga Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Enrekang Dilimpahkan ke Kejari

AKP Abd Haris Nicholaus, menuturkan berkas tiga kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejari Enrekang.

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Enrekang Dilimpahkan ke Kejari
muh azis albar/tribunenrekang.com
Polres Enrekang melimpahkan berkas tersangka kasus pelecehan seksual terhadap anak ke Kejari Enrekang, Jumat (2/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kepolisian Resort (Polres) Enrekang melimpahkan berkas tersangka tiga kasus pelecehan seksual terhadap anak ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang, Sulawesi Selatan, Jumat (2/3/2018).

Tiga kasus yang dilimpahkan tersebut terjadi pada Januari lalu dengan lokasi yang berbeda-beda dengan tiga tersangka yang berbeda pula.

Tersangka pencabulan, Khaidir (23) dengan TKP Lingkungan Pasaran, Kelurahan Tanete, Kecamatan Anggeraja. Kemudian tersangka kasus persetubuan terhadap anak di Kelurahan Juppandang, Kacamatan Enrekang dengan tersangka Sulaiman (36).

Serta tersangka pencabulan terhadap anak di Kotu, Desa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja dengan tersangka, Hamka (45).

Baca: Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Bulukumba Kena Pasal Ini, Terancam 15 Tahun Penjara

Baca: Lagi, Pencabulan Anak di Maros, Empat Pelaku Masih Bocah

Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Abd Haris Nicholaus, Jumat (2/3/2018) menuturkan berkas tiga kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejari Enrekang.

"Jadi tiga kasus pelecehan seksual terhadap anak ini sudah diterima oleh Kejari Enrekang dan dinyatakan lengkap serta siap untuk disidangkan," katanya.

Ia menjelaskan, sesuai prosedur biasanya kasus seperti itu paling lambat dua minggu akan langsung disidangkan di pengadilan.

"Tapi itu sudah ranahnya Kejari terkait sidangnya. Yang jelas kita sangkakan mereka dengan UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindingan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun penjara," katanya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved