PMII Demo, Ketua Gerindra Enrekang Tolak Revisi UU MD3

Setelah puas berorasi secara bergantian, para pengunjuk rasa diterima Legislator Gerindra Enrekang, Mustain Sumaele.

PMII Demo, Ketua Gerindra Enrekang Tolak Revisi UU MD3
m azis albar/tribunenrekang.com
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Enrekang berunjuk rasa di Kantor DPRD Enrekang, Kelurahan Puserren, Kamis (1/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Enrekang berunjuk rasa di Kantor DPRD Enrekang, Kelurahan Puserren, Kabupaten Enrekang, SUlawesi Selatan, Kamis (1/3/2018).

Mereka menolak adanya revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Muh Sahrul, menyebutkan PC PMII Enrekang tegas menolak pasal–pasal yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dalam revisi UU MD3.

Itu dikarenakan dalam UU MD3 dapat mengekang nilai demokrasi yang ada di Indonesia. Menurutnya, setiap warga negara berhak memberikan kritiknya terhadap kinerja anggota dan lembaga DPR.

Baca: PMII Palopo Demo Tolak Revisi UU MD3

Baca: Tolak UU MD3, PMII Pinrang Unjuk Rasa di Depan Patung Lasinrang

“Setiap kritikan, tidak boleh dipandang sebagai bentuk penistaan terhadap anggota dan lembaga DPR , apalagi sampai dijerat dengan hukum,” kata Muh Sahrul kepada TribunEnrekang.com.

Setelah puas berorasi secara bergantian, para pengunjuk rasa diterima Legislator Gerindra Enrekang, Mustain Sumaele.

Dari hasil koordinasinya dengan pengunjuk rasa dan Ketua DPRD, akhirnya ketua Fraksi Gerindra Enrekang itu menandatangani pakta integritas yang dibawa para demonstran.

Salah satu poin dalam fakta integritas tersebut berbunyi DPRD selaku perwakilan rakyat Enrekang menolak Revisi UU MD3.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved