Headline News Hari Ini

Pemprov Masih Bingung Tentukan Sekprov

Hingga tadi malam, Senin (19/2), Latief masih disebut sebagai Sekprov Sulsel, kendati dia sudah resmi menjadi calon Bupati Pinrang.

Pemprov Masih Bingung Tentukan Sekprov
Muh Abdiwan/Tribun Timur
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengamati sejumlah koleksi buku di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jl. Sultan Alauddin Makassar, Selasa (16/1). Selain melihat koleksi buku, SYL juga menyempatkan diri menyapa sejumlah mahasiswa yang berkunjung ke prepustakaan tersebut. tribun timur/muhammad abdiwan 

TRIBUN-TIMUR.COM-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel baru memiliki sekretaris provinsi (sekprov) definitif pada Oktober 2018 nanti. Pejabat pemprov kebingungan mengisi jabatan lowong yang bakal ditinggalkan Abdul Latief.

Hingga tadi malam, Senin (19/2), Latief masih disebut sebagai Sekprov Sulsel, kendati dia sudah resmi menjadi calon Bupati Pinrang.

Pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Pinrang Abdul Latif dan Usman Marham.
Pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Pinrang Abdul Latif dan Usman Marham. (HANDOVER)

Baca: Durhaka & Tak Diakui Ibu, 9 Potret Juwita Bahar Sejak Kecil yang Kini Tinggal Serumah dengan Pacar

Baca: Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Wilayah di Bulukumba Siang Ini

“Saat ini jabatan Sekda Sulsel masih dijabat oleh Abdul Latief. Namun periode itu akan berakhir pada Februari ini,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Ashari F Radjamilo, kemarin.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo selalu menghindar bicara sekprov. Setelah hampir sebulan “no comment” tentang sekprov, Syahrul baru bicara lagi usai melantik tiga penjabat bupati dan wali kota di Gubernuran, Jumat (16/2/2018).

Baca: Mengejutkan! Adik Sylvester Stallone Angkat Bicara Soal Kematian Sang Kakak, Ini Jawabannya!

Baca: BMKG Prediksi Enrekang Diguyur Hujan Siang Ini, Malamnya Cuaca Berawan

Pernyataan itu pun dalam tataran normatif.

"Berproses dan berproses. Pemerintahan itu tidak berjalan sendiri. Kita tunggu pemerintahan pusat. Kita akan seleksi Plt jika sulit, kita tunjuk Plh. Tidak ada yang sulit di pemerintahan, semua ada jalannya," jelas Syahrul.(*)

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Harian Tribun Timur, Selasa (20/2/2018)

Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved