Asphurindo: Dampak Kenaikan Pajak, Animo Masyarakat untuk Umrah Mulai Menurun

Pemerintah Arab Saudi sudah menarik pajak, sehingga kita (pengusaha travel) harus ikut menyesuaikan diri dengan harga jua

Asphurindo: Dampak Kenaikan Pajak, Animo Masyarakat untuk Umrah Mulai Menurun
HASRUL
Ketua Pusat Asphurindo, H Syam Resfiladi 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kebijakan Pemerintah Arab Saudi untuk menarik pajak diakui Association of the Indonesian Haji Umrah and In Bound Regency (Asphurindo) berpengaruh terhadap biro perjalanan umrah.

Dimana pajak yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi sebesar 10 persen, 5 persen value add tax (VAT) atau PPn dari Kementerian Keuangan Arab Saudi dan 5 persen dari kebijakan baladiah (Pemerintah Daerah).

"Pemerintah Arab Saudi sudah menarik pajak, sehingga kita (pengusaha travel) harus ikut menyesuaikan diri dengan harga jual," kata Ketua Umum Asphurindo, H Syam Resfiladi kepada Tribun Timur, Senin (19/2/2018).

"Karena jika tidak menyesuaikan akan mengurangi margin kita atau bahkan sampai rugi khususnya untuk paket bintang 5 karena semakin mahal harga komponen maka makin tinggi PPNnya," lanjutnya memberikan keterangan.

Ia pun menambahkan bahwa animo masyarakat untuk menunaikan ibadah umrah mulai menurun, salah satu penyebabnya ialah penyesuaian harga dari travel-travel dan trauma dengan banyak yang tidak diberangkatkan.

"Animo sudah turun setahun terakhir pada dasarnya. Sekarang malah musim low yang paling sepi dibandingkan tahun sebelumnya. Sepertinya trauma harga murah dan banyaknya korban travel yang gagal berangkat," ungkap Resfiladi.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved