Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Manajemen PSM Anggarkan Rp 1 M untuk Penerangan

Ditarget, untuk masalah lampu sudah selesai dibenahi sebelum kompetisi bergulir.

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Suryana Anas
tribun timur/muhammad abdiwan
Tim verifikasi PT Liga Indonesia Baru melakukan verifikasi Stadion Mattoanging Andi Mattalatta, di Jl Cendrawasih Makassar, Selasa (6/2/2018). Verifikasi ini adalah persyaratan untuk mengikuti Liga 1 tahun 2018 ini. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - ‎Chief Executive Officer (CEO) PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM), Munafri Arifuddin kembali menegaskan komitmennya, untuk membenahi Stadion Mattoanging, yang merupakan stadion home tim PSM Makassar.

Hal ini diungkapkan Munafri kepada awak tribun‎, Rabu (14/2/2018) malam. Appi - sapaan akrabnya menyebut, walau stadion itu bukanlah milik PSM, karena hanya status menyewa namun memperbaiki dan meremajakan stadion sudah menjadi komitmen yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

"Kami terus berusaha, demi agar PSM tidak menjadi tim musafir, maka kami akan melaksanakan (perbaikan/peremajaan) agar sesuai dengan aturan-aturan yang ada,"ujar Appi.

Saat ini beberapa titik di area stadion tengah dibenahi. Setelah ruang ganti, bagian-bagian lain seperti atap, tempat duduk tribun tertutup daan terbuka hingga lapangan tengah dibenahi secara bertahap.

Tidak lupa penerangan di keempat tower, yang merupakan bagian paling penting di setiap stadion yang layak menjadi home base tim peserta Liga 1. Appi tidak menampik penerangan adalah fokus utamanya kini.

Namun tak mudah untuk langsung meningkatkan kapasitas penerangan, mengingat konstruksinya sudah lama sehingga Spare Part atau suku cadang cukup langka dan butuh waktu untuk mengumpulkan semuanya.

"Tidak hanya sekadar datang ke toko dan tanya lampu nya ada. Ini berbeda, mungkin lampu nya ada tapi sudah langka, kini kami sedang konsultasikan ke vendor untuk peningkatan kapasitas penerangan ini,"jelasnya.

Mengganti keseluruhan menurutnya bukan langkah bijak selain butuh waktu lama, toh itu bukan kewenangan manajemen.

"Tapi untuk menambah lux (tingkat penerangan) mudah-mudahan kami bisa,"sambungnya.

Pihaknya sudah melakukan perhitungan biaya yang dibutuhkan untuk membenahi penerangan di empat tower, ternyata sangat banyak. "Yah mungkin Rp 1 Milliar-an juga,"ia menambahkan.

Ditarget, untuk masalah lampu sudah selesai dibenahi sebelum kompetisi bergulir. Kabar terbaru, kompetisi yang semula dijadwalkan 3 Maret, molor ke 10 Maret. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved