Pilwali Makassar 2018
Soal Nomor Urut, Panglima DIAmi: Nomor 1 dan 2 Sama Saja
Setelah ditetapkan sebagai calon, tahapan selanjutnya yakni pencabutan nomor urut yang akan dilangsugkan di Hotel Grand Clarion
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar telah menetapkan pasangan Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) dan Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.
Penetapan calon berlangsung di Kantor KPU Kota Makassar, Jl Perumnas Antang, Makassar, Senin (12/2/2018), dan dihadiri tim dari kedua pasangan calon.
Setelah ditetapkan sebagai calon, tahapan selanjutnya yakni pencabutan nomor urut yang akan dilangsunhkan di Hotel Grand Clarion Makassar, Selasa (13/2/2018).
Ketua Tim Pemenangan DIAmi, Adi Rasyid Ali (ARA) mengatakan, soal penentuan nomor urut, DIAmi menganggap semua nomor baik.
"Buat kami, nomor 1 atau 2 itu sama saja. Jadi kita lihat saja besok bagaimana hasilnya," kata ARA yang dalam tim pemenangan DIAmi dijuluki Panglima.
Lebih jauh dia mengatakan, tim DIAmi tidak akan melakukan mobilisasi massa pada pencabutan nomor urut besok untuk membantu KPU menciptakan keamanan dalam setiap tahapan.
Meski demikian, dia juga membeberkan bahwa sudah ada beberapa kelompok masyarakat mengkonfirmasi akan hadir pada pencabutan nomor urut tersebut.
Akan tetapi dia akan tetap berkoordinasi perihal batas maksimal jumlah pendukung yang dikerahkan.
"Kita juga tidak akan memobilisasi massa di pengambilan nomor urut besok," tandas Wakil Ketua DPRD Makassar ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/diami_20180108_114841.jpg)