Ini Alasan Aksa Mahmud Turun Tangan Bantu Abu Tours

Salah satunya karena ia merasa terpanggil membantu sesama pengusaha Sulsel yang sedang kesulitan.

Ini Alasan Aksa Mahmud Turun Tangan Bantu Abu Tours
TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM
Aksa Mahmud dan CEO Abu Tours. CEO Abu Tours, Muh Hamzah Mamba mengeluarkan maklumat untuk para jamaahnya. Maklumat tersebut dibacakan langsung oleh Hamzah pada konfrensi pers di RM Lae-Lae Makassar, Jumat (9/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Founder Bosowa, Aksa Mahmud memutuskan untuk turun tangan membantu perusahaan travel Abu Tours yang tengah bermasalah terkait pemberangkatan Puluhan ribu jamaahnya.

Aksa Mahmud mengungkapkan beberapa alasan hingga akhirnya ia membantu Abu Tours. Salah satunya karena ia merasa terpanggil membantu sesama pengusaha Sulsel yang sedang kesulitan.

"Posisi saya sebagai orang Sulsel dan pengusaha Sulsel, saya merasa terpanggil untuk membantu beliau (CEO Abu Tours, M Hamzah) menyelamatkan atau mencarikan jalan bagaimana Abu Tours bisa lancar memberangkatkan jamaahnya," kata Aksa, Jumat (9/2/2018).

Nonton video maklumat Abu Tours untuk jamaah:

Aksa mengatakan, tanggung jawabnya sebagai orang Sulsel, ia harus mengayomi para pengusaha Sulsel yang mengalami kesulitan, ditambah lagi Abu Tours menjadi salah satu perusahaan asal Sulsel yang sudah terkenal secara nasional, bahkan internasional.

"Saya berharap Abu Tours ini bisa selamat dan menjadi perusahaan kebanggan masyarakat Sulsel. Saya tahu ini salah satu pengusaha Sulsel yang menjadi kebanggaan kita, tetapi akhir ini banyak goncangan karena adanya perubahan kebijakan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi tentang aturan haji dan umroh, sehingga terpaksa menimbulkan beberapa persoalan karena muncul hal yang sebelumnya tidak pernah diprediksi," kata dia.

"Dalam dunia bisnis, ini hal biasa, ada pasang surutnya dan kali ini harus mengalami kesulitan. Saya apresiasi saudara Hamzah yang bertekad memberangkatkan seluruh jamaahnya yang sudah terdaftar," ucap salah satu pengusaha terkaya di Indonesia ini.

Ia berharap setiap perusahaan yang mengalami kesulitan seperti ini harus dibantu, oleh karena itu sebagai perusahaan travel, jamaah juga harus mengerti kondisi akibat kebijakan pemerintah.

"Harapan saya, kalau kebijakan pemerintah ini harus diikuti, maka tentu seluruh jamaah harus berpartisipasi sehingga pilihannya, kalau semua berpartisipasi semua akan berangkat, tapi kalau tidak mau, akhirnya tidak berangkat. Mana yang mau kita pilih? tentunya berangkat semuanya karena saudara Hamza juga sebagai pemilik ingin bertanggung jawab," ucapnya.

Ia juga menegaskan, membantu Abu Tours tidak dengan membawa nama besar Bosowa, karena Bosowa dari dulu sudah memutuskan tidak akan terlibat dan punya perusahaan travel.

"Jadi semata-mata saya hanya membantu Hamzah lolos dari kesulitan ini. Jangan berpikiran Bosowa mau masuk, tidak. Saya hanya yakin saudara Hamzah sebagai seorang enterpreneur sedang menghadapi gelombang besar tapi kalau lolos dia akan jadi pengusaha besar," tegas Aksa.

Lanjut Aksa, sebagai orang Sulsel di dunia bisnis, ia merasa bertanggung jawab untuk mengantar Abu Tours selamat dari kesulitan. Oleh karena itu ia minta pengertian seluruh jamaah supaya bersama menerima resiko ini atas kebijakan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.

"Sebagai mantan ketua Kadin dan Hipmi, saya harus bertanggung jawab agar Hamzah lolos dari masalah ini, dan kelak akan jadi pengusaha hebat. Karena Bosowa pun pernah mengalami kondisi yang sama, tak hanya sekali. Setiap ada gelombang, kita goyah lagi, jadi tidak usah panik, yang penting semua mengerti dan berpartisipasi," pungkasnya. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved