NH Aziz

Paparkan Visi-Misi di Metro TV, Begini Wujud Kampung Ideal Bagi NH-Aziz

Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menjadi narasumber pada program Kandidat Bicara di Metro TV

Paparkan Visi-Misi di Metro TV, Begini Wujud Kampung Ideal Bagi NH-Aziz
HANDOVER
Pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menjadi narasumber pada program Kandidat Bicara di Metro TV, Kamis (8/2/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menjadi narasumber pada program Kandidat Bicara di Metro TV, Kamis (8/2/2018). Keduanya dihadapkan empat panelis dengan topik "Sulawesi Selatan Mencari Pemimpin".

Dalam segmen awal, Koorbid Pratama DPP Partai Golkar ini kembali menegaskan komitmennya pulang kampung dan rela "turun takhta" menjadi gubernur. Bukan persoalan mengejar kekuasaan dan kekayaan, melainkan sebagai wujud pengabdian.

"Ada sebuah sikap bahwa untuk menjadi tokoh nasional itu banyak, tapi untuk kembali menjadi seorang gubernur itu langka. Alhamdulillah untuk kekuasaan dan harta sudah diberikan Allah. Pengabdian untuk kampung itulah yang menggugah saya untuk pulang," ujarnya via rilis, Jumat (9/2/2018).

Lebih lanjut, ia menuturkan, hal itulah yang mendasari dirinya bersama Aziz Qahhar mengusung Gerakan Membangun di Kampung. Dalam pembangunan di Sulsel, ia menginginkan kampung menjadi sebenar-benarnya rumah bagi seluruh rakyat, bukan hanya bagi segelintir kelompok.

"Pertumbuhan ekonomi Sulsel di kisaran 7 persen memang di atas rata-rata nasional. Namun muncul paradoks pertumbuhan karena data menunjukkan kemiskinan tidak berkurang signifikan, pengangguran bertambah, dan ketimpangan semakin melebar. Artinya, yang miskin semakin miskin, kaya semakin kaya," bebernya.

Karena itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia ini menjanjikan bakal memulai pembangunan dari kampung sehingga dapat menata kota. Pembangunan di kampung tersebut, kata NH, disesuaikan dengan karakteristik dan anatomi kebutuhan masyarakat Sulsel.

Menggagas visi-misi tersebut, NH-Aziz merancang konsep Tri Karya Pembangunan. Penjabaran konsep tersebut ialah pembangunan berbasis infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan kearifan lokal.

"Di kampung penyokong sektor pertanian, misanya, infrastruktur di bidang pertanian akan dibangun. Perbaikan irigasi supaya sawah bisa panen dua kali dalam setahun," pungkasnya.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved