Pilwali Makassar
ARA: Gemuk Biasanya Lambat
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini, tim pemenangan DIAmi akan bekerja kompak, santun, dan menjaga kebersamaan.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim pemenangan pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) telah resmi terbentuk.
Danny Pomanto mengumumkan secara resmi struktur timnya itu di Markas Perlawanan Rakyat (Menara) DIAmi, Jl Lanto Dg Pasewang, Makassar, Senin (5/2/2018).
Danny menunjuk Ketua DPC Partai Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali sebagai ketua tim pemenangan. ARA akan pemimpin 11 tim pemenangan yang digagas Danny.
ARA pun mengaku telah siap mengawal pemenangan DIAmi di perhelatan Pilwali mendatang. Ia mengatakan, timnya akan bekerja dengan menjaga kebersamaan dan kekompakan.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini, tim pemenangan DIAmi akan bekerja kompak, santun, dan menjaga kebersamaan.
Timnya akan lebih banyak memberi pendidikan politik ke masyarakat, hingga masyarakat dapat cerdas dalam menentukan pemimpin Kota Makassar ke depan.
"Kami tim DIAmi terus memberi pendidikan politik ke rakyat. Rakyat Kota Makassar sekarang sudah cerdas dan tahu siapa pemimpin yang pantas dipilih. Banyak masyarakat yang datang ke kami, masyarakat tahu kriteria siapa calon pemimpin selanjutnya, jawabannya adalah yang teruji dan berpengalaman. Saya kira kita tidak terlalu capek di situ," tambahnya.
Terkait peluangnya memenangkan DIAmi, ARA mengaku optimis mampu mengalahkan penantang Danny, Appi-Cicu, meski didukung 10 partai dan kekuatan finansial besar.
Menurut ARA, koalisi "gemuk" Appi-Cicu belum tentu menjadi jaminan bakal memenangkan pilwali. Ia bahkan menganalogikan koalisi 10 partai tersebut sebagai manusia berbadan gemuk.
"Koalisi mereka gemuk, kalau gemuk kan cenderung lambat, sedangkan DIAmi adalah koalisi rakyat," kata ARA.
Lanjut ARA, DIAmi tak perlu dukungan banyak partai, mereka hanya perlu menunjukkan kinerja Danny di periode pertama kepemimpinannya.
"Kami akan menjawab dengan kerja yang sudah diperlihatkan wali kota. Bagaimana kita telah lihat bersama kota Makassar yang sekarang semakin baik," kata dia.
"Sekalipun tim pemenangan DIAmi ini ada orang partai tapi kami tidak berbicara partai di sini. Kami berbicara tim pemenangan yang kebetulan di dalam tim pemenangan itu ada orang partai," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/adirt_20170929_140134.jpg)