OPINI: Coklit dan Kultur Pemilih Kita

Demikianlah suka duka Coklit pemutakhiran data pemilih yang akan berakhir pada 18 Februari 2018 nanti. Hasil tak akan pernah menghianati usaha.

OPINI: Coklit dan Kultur Pemilih Kita
dok.tribun
Fitrinela Patonangi, Anggota KPU Polewali Mandar & Mahasiswa Program Doktoral Hukum Unhas 

Tak kehabisan akal, anggota PPDP menitipkan nomor telepon yang dapat dihubungi. Dan sedianya kalau sudah bisa ditemui agar menghubungi anggota PPDP tersebut. Nanggung atau malas, pun ditunggu-tunggu agar menghubungi lewat telepon anggota PPDP, tak kunjung ia lakukan.

Pada akhirnya, anggota PPDP tersebut memberanikan diri untuk mengunjungi orang yang sulit ditemui itu pada malam hari, mendatangi langsung di tempat kerja. Gayung bersambut, pucuk dicinta ulam tiba, anggota PPDP pada akhirnya berhasil menemui beberapa di antara mereka.

Demikianlah suka duka Coklit pemutakhiran data pemilih yang akan berakhir pada 18 Februari 2018 nanti. Hasil tak akan pernah menghianati usaha. Sepanjang para penyelenggara menggerakan seluruh jajaran dan memaksimalkan seluruh kekuatan sumber dayanya.

Kemudian diikuti dengan tingkat kesadaran para pemilih kita untuk menjadi pemegang estafet sirkulasi elit pemerintahan meritokratis. Decak kagum dunia terhadap penyelenggaraan pemilihan yang demokratis tinggal menunggu waktu saja.

Transisi demokrasi atau demokrasi substantif. Semuanya ditentukan di tangan kita masing-masing. Rakyat adalah demos dan cratein adalah pemerintah yang merakyat.(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved