Kemenag Sulsel Mulai Godok Soal Agama UAS 2018, Siapkan 40 Nomor
Rencananya, 8-10 Februari Kemenag Sulsel sudah mulai merumuskan soal yang akan diujikan di sekolah negeri maupun swasta.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Suryana Anas
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menjelang pelaksanaan ujian akhir sekolah (UAS) 2018, Kementrian Agama Sulawesi Selatan mulai mempersiapkan soal - soal yang akan di ujikan kepada para pelajar.
Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) SMP Kemenag Sulsel Ahmad Husain mengatakan dalam menyusun soal, pihaknya akan melibatkan Majelis Guru Mata Pelajaran Agama.
Majelis Guru adalah organisasi yang telah mendapatkan mandat dari Kementerian Agama RI dalam menyusun soal-soal ujian untuk para pelajar di tingkat SMP, SMA,SMK, dan SLB yang ada di daerah.
"Jadi mereka ini adalah gabungan guru agama yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Sulsel," ujar Uceng sapaan Ahmad Husain, Senin (5/2/2018)
Ia menyebutkan soal yang akan di sajikan di UAS 2018 ini akan berbeda dengan ujian 2017, meskipun kontennya atau poin besarnya sama.
Poin besar dalam pelajaran agama ini seperti membahas tentang peningkatan keimanan, akhlak, praktik kemampuan fiqhi, sejarah Islam, dan bahasa arab.
Rencananya, pada 8 sampai 10 Februari ini Kemenag Sulsel kata Uceng sudah mulai merumuskan soal yang akan diujikan di sekolah negeri maupun swasta.
Dalam ujian nasional tahun ini, Kemenag Sulsel akan merumuskan 40 soal agama, dan 10 praktik sekolah.
Sedangkan ujian akan digelar pada 19 Maret 2018 ditingkat Smp dan Sma.
Sementara itu, Kasi PAIS SMA SMK H Ibrahim mengatakan penyusunan soal ini berdasar PP 55 tahun 2007.
"Di penyusunan ini, kami daei PAOS SMP dan SMA akan berkumpul merumuskan soal. Adapun peserta yang akan terlibat sekitar 30 orang," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ahmad-huss_20150617_131611.jpg)