Wakil Wali Kota Bontang Pelajari Pengelolaan Aplikasi Smart City Pemkot Makassar

Rombongan Wakil Wali Kota Bontang disambut Staf Ahli Pemerintah Kota Makassar Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Taufik Rahman

Wakil Wali Kota Bontang Pelajari Pengelolaan Aplikasi Smart City Pemkot Makassar
HANDOVER
Wakil Wali Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Basri Race didampingi Asisten l Drs M Bahri beserta rombongan Pemkot Bontang melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Wali Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Basri Race didampingi Asisten l Drs M Bahri beserta rombongan Pemkot Bontang melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Makassar.

Rombongan Wakil Wali Kota Bontang disambut Staf Ahli Pemerintah Kota Makassar Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Taufik Rahman dan Kepala Bidang Pengembangan Informasi Aplikasi dan Telematika Diskominfo Kota Makassar Denny Hidayat, di ruang kerja wali kota, Jumat (2/2/2018).

Pertemuan tersebut membahas pengembangan dan pengelolaan comand room, di Kota Bontang yang saat ini masih mempunyai beberapa kekurangan, khususnya integrasi dengan beberapa instansi terkait.

Menurut Basri Race, saat ini aplikasi smart city yang dimiliki Kota Bontang belum sepenuhnya terintegrasi dengan beberapa instansi terkait, lain halnya seperti yang dimiliki War Room Pemkot Makassar.

“Untuk itu kita lakukan kunjungan kerja dalam rangka melihat bagaimana sistem pengelolaan war room di Pemkot Makassar, kita ingin melihat pengintegrasian dengan beberapa instansi, terkait penerapan aplikasi yang berbasis android," ucapnya.

Danny Hidayat menjelaskan, pemerintah Kota Makassar saat ini telah melakukan berbagai inovasi sistem aplikasi berbasis android untuk memantau kondisi kota Makassar.

Seperti Smart RT/ RW, Home care, Dottoro’ ta, dan Patroli Jaga Kota yang semuanya terintegrasi di Command Center.

“Ini memberi kemudahan bagi pemerintah dalam memantau situasi kondisi kota makassar serta memberikan pelayanan cepat bagi warganya, baik di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RW RT," ucapnya.

"Begitu pula dari kontrol kebersihan, keamanan, dan pelayanan kesehatan bisa langsung quick respont melalui layanan kontak 112 di war room lantai 10 menara Balaikota,” terang Denny

Terkait pelaksanaan program smart city, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Rahman menjelaskan bahwa semua kerjasama dengan pihak mencakup program smart city pemerintah Kota Makassar, telah dituangkan dan ditetapkan dalam bentuk peraturan wali kota. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved